Cegah Hoaks dan Kejahatan Siber, Wali Kota Bima Ajak Masyarakat Cerdas Gunakan Internet

Pemerintahan33 Dilihat

KOTA BIMA.OBORBIMA.ID  – Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, masyarakat dituntut tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga cerdas dalam memilah informasi. Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Literasi Digital yang digelar di Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan melalui kolaborasi Nusantara TV bersama BAKTI Komdigi tersebut dihadiri Wali Kota Bima H. Arahman, S.E., Sekretaris Daerah Kota Bima, Camat Rasanae Barat, Sekcam, para lurah se-Kecamatan Rasanae Barat, LPM, Karang Taruna, PKK serta para siswa.

Kegiatan ini mengangkat tema pentingnya pemanfaatan internet secara aman, positif, produktif dan bertanggung jawab. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai keamanan digital, perlindungan data pribadi, bahaya hoaks, etika bermedia sosial hingga pemanfaatan teknologi untuk mendukung aktivitas ekonomi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima H. Arahman menegaskan bahwa teknologi digital telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Dengan telepon genggam, masyarakat dapat memperoleh informasi, berkomunikasi, belajar, bekerja hingga memasarkan produk UMKM ke pasar yang lebih luas.

Namun, menurutnya, kemudahan teknologi juga membawa tantangan. Tidak semua informasi yang beredar di internet dapat dipercaya dan tidak semua informasi yang viral merupakan sebuah kebenaran.

“Jangan sampai jempol kita lebih cepat daripada pikiran kita,” pesan H. Arahman.

Ia mengajak masyarakat membiasakan diri melakukan pengecekan sebelum mempercayai maupun membagikan sebuah informasi.

“Apakah ini benar? Dari mana sumbernya? Apa manfaatnya? Dan apakah informasi ini dapat merugikan orang lain?” ujarnya.

Dorong Internet Jadi Sumber Produktivitas

Wali Kota Bima juga berharap transformasi digital mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Anak-anak dan generasi muda didorong memanfaatkan internet untuk belajar, berkarya dan mengembangkan kreativitas.

Sementara para pelaku UMKM diharapkan dapat memanfaatkan media sosial dan platform digital sebagai sarana promosi sehingga produk lokal Kota Bima dapat dikenal lebih luas.

“Internet jangan hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga untuk belajar, menciptakan karya, membangun jejaring dan yang paling utama menghasilkan nilai ekonomi,” katanya.

H. Arahman turut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah memberikan penilaian terhadap suatu persoalan hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.

Ia mencontohkan berbagai informasi terkait pembangunan infrastruktur pengendali banjir di Kota Bima yang menurutnya perlu dilihat secara utuh sebelum diberikan penilaian.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi BAKTI Komdigi Faisal Armansyah menyampaikan bahwa perkembangan penetrasi digital juga harus diiringi dengan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi.

Ia menyoroti pentingnya perlindungan terhadap anak dari konten-konten yang tidak sesuai. Menurutnya, orang tua, penyedia konten, kreator maupun industri memiliki peran penting dalam menciptakan ruang digital yang lebih aman.

BAKTI Komdigi, kata Faisal, juga terus mendorong peningkatan akses internet dan pembangunan infrastruktur digital di berbagai wilayah. Hal tersebut diharapkan berjalan seiring dengan program literasi dan edukasi kepada masyarakat.

Kegiatan sosialisasi kemudian dirangkaikan dengan sejumlah aktivitas interaktif, di antaranya demo memasak, lomba memasak bagi ibu-ibu dan masyarakat, serta lomba mewarnai bagi anak-anak TK/SD.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa kecakapan digital bukan sekadar kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga kemampuan menyaring informasi, menjaga etika, melindungi diri dan orang lain, serta memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang produktif dan bermanfaat.

#OB.006#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *