Sengketa Tanah Oimbo Memanas, Sudirman Siap Berikan Solusi: “Insya Allah Saya Selesaikan”

Headline14 Dilihat

KOTA BIMA.OBORBIMA.ID  — Pemilik tanah di Kelurahan Oimbo, Sudirman, akhirnya angkat bicara terkait persoalan batas dan penguasaan tanah yang melibatkan Nurjaya dan Fajrin.

Saat dikonfirmasi sejumlah media, Sudirman menegaskan dirinya akan berupaya menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.

Menurutnya, Nurjaya dan Fajrin merupakan bagian dari keluarga, sehingga persoalan yang terjadi diharapkan tidak sampai menimbulkan perpecahan.

Sudirman menyebut persoalan tersebut pada dasarnya hanya terjadi karena miskomunikasi mengenai batas tanah.

“Ini akan saya selesaikan. Karena kedua orang ini, Nurjaya dan Fajrin, adalah anak dan keluarga saya. Menurut saya, persoalan ini hanya miskomunikasi,” ungkap Sudirman Jumat, 11/9/27

Ia menjelaskan, pada awal proses pembelian tanah, telah dipasang patok sebagai tanda batas antara lahan Fajrin dan Nurjaya. Pemasangan patok tersebut, kata dia, dilakukan dan disaksikan oleh pihak RT dan RW, termasuk Nurjaya sendiri.

Namun, dalam perkembangan persoalan tersebut, patok batas tanah tersebut disebut telah dicabut oleh Nurjaya.

“Jaya sudah mencabut patok batas tanah antara Fajrin dan Jaya. Padahal patok itu merupakan patok awal pembelian dan saat pemasangannya disaksikan oleh RT, RW, termasuk Jaya sendiri,” jelasnya.

Sudirman menegaskan bahwa dirinya tidak menginginkan persoalan batas tanah tersebut terus berlarut-larut.

Bahkan, ia mengaku memiliki niat untuk memberikan tambahan atau kekurangan tanah kepada Nurjaya agar persoalan batas tidak lagi menjadi sumber pertikaian.

“Saya mau kasih tanah kekurangan tanah Jaya supaya tidak terjadi perebutan,” ujarnya.

Namun, menurut Sudirman, kondisi saat ini sudah terlanjur memanas sehingga penyelesaian tidak semudah yang diharapkan.

Meski demikian, Sudirman memastikan dirinya akan berusaha mencari jalan keluar terbaik bagi kedua pihak. Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan kepala dingin dan tidak merusak hubungan kekeluargaan.

“Keadaan sudah memanas. Insya Allah akan saya selesaikan masalah ini,” tegasnya.

Pernyataan Sudirman tersebut sekaligus memberikan perspektif lain dalam sengketa tanah yang sebelumnya telah beberapa kali dimediasi oleh Pemerintah Kelurahan Oimbo namun belum menemukan titik temu.

Dengan adanya niat pemilik tanah untuk memberikan solusi dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan, diharapkan sengketa tersebut dapat segera berakhir tanpa memperpanjang konflik antara Nurjaya dan Fajrin yang masih memiliki hubungan keluarga.

#OB.004#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *