KOTA BIMA, OBOR BIMA – Menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi ancaman banjir saat musim hujan, Pemerintah Kelurahan Pane bersama Karang Taruna, TSBK RT/RW 04, Babinkamtibmas dan masyarakat menggelar aksi gotong royong membersihkan aliran sungai di wilayah RT 10, RT 11, dan RT 12, Kelurahan Pane, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Sabtu (8/11/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Lurah Pane, Kar’an, S.Sos., tersebut melibatkan pemuda Karang Taruna, TSBK dan masyarakat setempat. Dengan penuh semangat kebersamaan, mereka turun langsung membersihkan tumpukan sampah dan material yang mengganggu kebersihan serta kelancaran aliran sungai pascapelaksanaan proyek National Urban Flood Resilience Project (NUFReP).
Aksi ini menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah kelurahan bersama masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama pada kawasan sungai yang memiliki peran penting dalam mengendalikan aliran air ketika curah hujan meningkat.
Di sela-sela kegiatan, Lurah Pane, Kar’an, S.Sos., menjelaskan bahwa setelah pelaksanaan pekerjaan proyek NUFReP, masih ditemukan sejumlah tumpukan sampah di sepanjang aliran sungai. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama sehingga pemerintah kelurahan berinisiatif mengajak Karang Taruna dan masyarakat melakukan pembersihan.
“Setelah pekerjaan NUFReP selesai, ternyata masih banyak tumpukan sampah di aliran sungai. Karena itu, kami bersama Karang Taruna, TSBK RT,RW dan masyarakat mengambil bagian untuk melakukan pembersihan agar sungai kembali bersih,” ungkap Kar’an.
Menurutnya, menjaga kebersihan sungai tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
Ia juga berharap kegiatan gotong royong tersebut tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, melainkan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai budaya kebersamaan dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Harapan kami, semangat gotong royong ini terus terpelihara. Mari kita jaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar agar aliran air tetap lancar serta risiko banjir dapat diminimalkan,” pesannya.
Keterlibatan Karang Taruna dan masyarakat dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah kelurahan, pemuda, dan warga menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman.
Melalui aksi nyata ini, Pemerintah Kelurahan Pane mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke sungai dan saluran air, karena kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Gotong royong bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran, kepedulian, dan kebersamaan demi Kelurahan Pane yang lebih bersih dan bebas dari ancaman banjir.
#OB.002#
