KABUPATEN BIMA, OBOR BIMA.ID — Pemerintah Kabupaten Bima memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program Polisi Peduli Pengangguran yang digagas jajaran Polres Bima. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal sekaligus menekan angka pengangguran di Kabupaten Bima.
Dukungan tersebut disampaikan Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, saat menghadiri kegiatan Program Polisi Peduli Pengangguran bersama Kapolres Bima AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., Jumat (30/10/2026), di Aula Disnakertrans LLK Kabupaten Bima.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Disnakertrans Kabupaten Bima HM. Syaeful Bahri, ST., M.Si., Sekretaris Disnakertrans, serta Kepala LLK Bima.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Irfan Zubaidy menegaskan bahwa persoalan ketenagakerjaan dan pengangguran merupakan tantangan bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, baik pemerintah daerah, kepolisian maupun dunia usaha.
Ia mengapresiasi inisiatif Polres Bima melalui program Polisi Peduli Pengangguran yang dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk meningkatkan keterampilan, tetapi juga membuka peluang menciptakan usaha mandiri dan lapangan kerja baru di daerah.
Di hadapan 96 peserta pelatihan, Wabup menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat menjadi modal memasuki dunia kerja maupun membangun usaha sendiri.
“Kondisi kamtibmas yang kondusif berawal dari masyarakat yang sejahtera dan produktif. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat memanfaatkan momentum pelatihan di LLK ini sebaik-baiknya agar memiliki bekal yang cukup untuk membuka usaha mandiri maupun masuk ke dunia kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Bima AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa program Polisi Peduli Pengangguran merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolri untuk mendekatkan kehadiran Polri dengan masyarakat, khususnya para pencari kerja di seluruh wilayah Indonesia.
Ia mengatakan, Polri diharapkan tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mampu membantu masyarakat memperoleh kesempatan kerja melalui fasilitasi dan penguatan potensi yang tersedia di masing-masing daerah.
“Program ini menjadi atensi Kapolri, di mana dengan kehadiran Polisi di daerah bisa membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan, minimal memfasilitasi seluruh potensi yang ada di wilayah untuk disalurkan pada tujuan pekerjaan,” ungkap Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat, Polres Bima menjalin kemitraan dengan LLK Disnakertrans serta sektor industri untuk memfasilitasi pelatihan keterampilan dan peluang penyaluran kerja.
Sebanyak 96 peserta mengikuti pelatihan yang terbagi dalam enam kejuruan strategis, mulai dari operator komputer hingga teknik pengelasan. Pelatihan tersebut diharapkan mampu menghasilkan tenaga kerja yang terampil, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja.
Program ini juga memiliki tujuan lebih luas, yakni membangun kemandirian ekonomi masyarakat dan mengurangi potensi munculnya tindak kriminalitas yang dapat dipicu oleh persoalan sosial ekonomi.
Melalui kolaborasi antara Polres Bima, Pemerintah Kabupaten Bima, Disnakertrans, LLK, dan sektor industri, program Polisi Peduli Pengangguran diharapkan menjadi langkah konkret dalam membuka akses kesempatan kerja bagi masyarakat.
Sinergi tersebut sekaligus menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pemberdayaan ekonomi, peningkatan keterampilan, dan penciptaan kesejahteraan masyarakat.
#OB.007#
