Cegah Harga Panen Anjlok, Bupati Bima Usulkan Rp5,23 Miliar Untuk Gudang Non-SRG

Pemerintahan203 Dilihat

BIMA.OBORBIMA.ID — Pemerintah Kabupaten Bima terus mendorong penguatan infrastruktur perdagangan guna menjaga stabilitas harga komoditas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani. Salah satu langkah strategis yang ditempuh yakni mengusulkan pembangunan Gudang Non-Sistem Resi Gudang (Non-SRG) kepada Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Upaya tersebut ditunjukkan Bupati Bima, Ady Mahyudi, saat bertemu langsung dengan Menteri Perdagangan RI, Dr. Budi Santoso, M.Si., di Kantor Kementerian Perdagangan RI, Gambir, Jakarta, Senin (19/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bima secara resmi menyerahkan proposal permohonan alokasi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp5,23 miliar untuk pembangunan Gudang Non-SRG di Kabupaten Bima.

Bupati Bima, Ady Mahyudi, menjelaskan bahwa pembangunan gudang tersebut merupakan kebutuhan penting untuk memperkuat sarana perdagangan sekaligus mendukung pengelolaan hasil pertanian daerah.

Menurutnya, keberadaan fasilitas penyimpanan yang memadai diharapkan dapat membantu menampung komoditas pertanian ketika produksi mengalami peningkatan. Dengan demikian, petani memiliki alternatif penyimpanan hasil panen dan tidak harus menjual seluruh produksinya secara bersamaan ketika harga pasar sedang melemah.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam menstabilkan harga komoditas pertanian lokal dan menjamin kelancaran arus distribusi barang. Dengan adanya sarana pendukung yang memadai, potensi ekonomi domestik Kabupaten Bima dapat kita optimalkan,” ujar Ady Mahyudi.

Ia berharap pembangunan Gudang Non-SRG nantinya mampu memberikan manfaat nyata bagi petani dan pelaku usaha perdagangan. Selain memperkuat rantai distribusi komoditas, fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung ketersediaan stok pangan serta mengurangi tekanan penurunan harga saat panen raya.

Usulan pembangunan gudang ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat perdagangan dalam negeri, menjaga kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok, dan mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bima berharap Kementerian Perdagangan RI dapat menyetujui usulan alokasi anggaran tersebut pada Tahun Anggaran 2027. Apabila terealisasi, pembangunan Gudang Non-SRG diharapkan menjadi salah satu instrumen pendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi petani dalam menghadapi dinamika harga pasar.

Melalui langkah tersebut, Pemkab Bima menegaskan komitmennya untuk terus membangun sarana perdagangan yang produktif, memperkuat sektor pertanian, dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

#OB.002#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *