BIMA, OBOR BIMA.ID — Bupati Bima, Ady Mahyudi, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-24 Tingkat Kecamatan Langgudu Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Desa Rompo, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat syiar Islam sekaligus membangun generasi Qur’ani yang berakhlak mulia di tengah perkembangan era modern.
MTQ ke-24 Kecamatan Langgudu mengusung tema “Mewujudkan Masyarakat yang Qur’ani, Harmonis dan Berbudaya Islami di Era Modern Menuju Bima Bermartabat.” Kegiatan tersebut diikuti kafilah dari 15 desa se-Kecamatan Langgudu.
Pembukaan MTQ berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Bima, Camat Langgudu Syaikhu, S.H., M.Si., unsur Muspika, Ketua MUI dan Kepala KUA Kecamatan Langgudu, para kepala desa dan Ketua BPD, kepala sekolah, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda.
Dalam sambutannya, Bupati Ady Mahyudi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kecamatan, pemerintah desa, panitia pelaksana, tokoh agama, dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-24 tersebut.
Menurutnya, Al-Qur’an merupakan pedoman hidup umat Islam yang mengajarkan nilai-nilai kebaikan, keadilan, kedamaian, dan keberkahan. Karena itu, kecintaan terhadap Al-Qur’an perlu terus ditumbuhkan, tidak hanya melalui kegiatan membaca, tetapi juga dengan memahami dan mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang mengajarkan kebaikan, keadilan, kedamaian, dan keberkahan. Karena itu, mari kita budayakan membaca Al-Qur’an serta mendorong generasi muda untuk memahami dan mengamalkan isi kandungannya,” ungkap Bupati.
Ia menegaskan, pelaksanaan MTQ memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia, meningkatkan prestasi di bidang keagamaan, serta memperkuat kerukunan dan persatuan di tengah masyarakat.
Bupati juga mengingatkan agar nilai-nilai Al-Qur’an menjadi landasan dalam membangun kehidupan sosial yang damai, saling menghormati, menjunjung tinggi kejujuran, dan mengutamakan kepentingan bersama.
Ia berharap MTQ ke-24 Kecamatan Langgudu dapat berlangsung sukses, lancar, aman, dan penuh keberkahan. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan qari dan qariah serta hafiz dan hafizah berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kecamatan Langgudu dan Kabupaten Bima di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana MTQ, Karnain, S.Pd., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut berlangsung selama delapan hari, mulai 14 hingga 21 Oktober 2026.
Sebanyak 15 kafilah dari desa-desa di Kecamatan Langgudu mengikuti enam cabang lomba, yakni Tilawah Al-Qur’an, Tartil Al-Qur’an, Tahfiz Al-Qur’an, Fahm Al-Qur’an, Syarh Al-Qur’an, dan Kaligrafi.
Beragam cabang perlombaan tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus evaluasi kemampuan generasi muda dalam membaca, menghafal, memahami, dan mengembangkan seni penulisan Al-Qur’an.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan MTQ dan penguatan syiar Islam, Bupati Bima juga menyerahkan bantuan pribadi berupa uang tunai serta paket kitab suci Al-Qur’an dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bima.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pembinaan generasi Qur’ani dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, khususnya di Kecamatan Langgudu.
Melalui penyelenggaraan MTQ ke-24 ini, Pemerintah Kabupaten Bima berharap nilai-nilai Al-Qur’an semakin membumi dalam kehidupan masyarakat, sehingga terwujud generasi yang religius, berprestasi, berkarakter, serta mampu menjaga keharmonisan dan budaya Islami dalam mewujudkan Bima Bermartabat.
#OB.003#
