Garda Terdepan Bangga Kencana Diperkuat, DPPKB Kota Bima Tingkatkan Kapasitas PKB dan Kader

Kesehatan61 Dilihat

KOTA BIMA.OBORBIMA.ID  — Program Bangga Kencana membutuhkan tenaga lapangan yang tidak hanya aktif bergerak, tetapi juga memiliki kemampuan dalam memahami persoalan keluarga dan memberikan pendampingan yang tepat. Untuk itu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bima terus memperkuat kapasitas tenaga lini lapangan.

Pembinaan dan penguatan kompetensi dilakukan terhadap Penyuluh Keluarga Berencana (PKB/PLKB), Kader Institusi Masyarakat Pedesaan/Perkotaan (IMP), serta kader pendamping yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan program di tengah masyarakat.

Kepala DPPKB Kota Bima, H. Ichwanul Muslimin, SP., MM., mengatakan peningkatan kapasitas sangat diperlukan agar tenaga lini lapangan mampu menjalankan tugas secara lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan keluarga.

“Tenaga lini lapangan harus mampu mengidentifikasi permasalahan keluarga dan memberikan pendampingan sesuai dengan kebutuhan sasaran,” ujarnya.

Dalam pembinaan tersebut, peserta mendapatkan penguatan mengenai sejumlah aspek penting, mulai dari perencanaan kegiatan, pencatatan dan pelaporan, pemanfaatan data keluarga, pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas, pencegahan stunting hingga koordinasi lintas sektor.

Kemampuan komunikasi juga menjadi perhatian utama. PKB/PLKB diharapkan mampu menyampaikan informasi melalui komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) secara efektif sehingga pesan-pesan Program Bangga Kencana dapat diterima masyarakat dengan baik.

Di sisi lain, keberadaan kader IMP dan kader pendamping menjadi kekuatan penting dalam memperluas jangkauan program. Sinergi antara penyuluh dan kader diharapkan mampu memastikan pelayanan, edukasi dan pendampingan tidak berhenti di tingkat kelembagaan, tetapi benar-benar sampai kepada keluarga.

DPPKB Kota Bima juga menekankan pentingnya penggunaan data keluarga yang akurat dalam menentukan sasaran intervensi. Dengan pendekatan berbasis data, pelaksanaan program dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Penguatan tenaga lini lapangan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bima meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Bangga Kencana secara berkelanjutan.

Dengan kompetensi yang semakin kuat, tenaga lini lapangan diharapkan mampu tampil sebagai penggerak, edukator, fasilitator sekaligus pendamping keluarga, sehingga berbagai program pembangunan keluarga dapat berjalan lebih efektif hingga ke tingkat masyarakat.

“Tenaga lini lapangan yang kompeten, aktif dan responsif menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan Program Bangga Kencana hingga tingkat keluarga.”pungkasnya.

#OB.13#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *