KOTA BIMA.OBORBIMA.ID.– Pasca memasuki masa purna tugas, jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima yang sebelumnya diemban oleh Drs. H. Mahfud kini masih belum terisi secara definitif. Kondisi tersebut memunculkan berbagai harapan dari kalangan tenaga pendidik agar penggantinya berasal dari dunia pendidikan.
Sejumlah guru di Kecamatan Rasanae Barat menyampaikan aspirasi agar Pemerintah Kota Bima menunjuk figur yang memiliki latar belakang sebagai pendidik.
Menurut mereka, seorang kepala dinas yang pernah berkecimpung langsung di dunia pendidikan akan lebih memahami kebutuhan guru, siswa, serta tantangan yang dihadapi sekolah.
“Kami berharap Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima memilih Kepala Dinas Dikbud yang benar-benar berasal dari kalangan pendidikan. Dengan pengalaman yang dimiliki, tentu akan lebih memahami persoalan pendidikan dan mampu menghadirkan kebijakan yang tepat,” ujar salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya.
Para guru juga menilai, saat ini pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Bima yang berlatar belakang pendidikan masih sangat terbatas. Karena itu, mereka berharap pengisian jabatan strategis tersebut dilakukan berdasarkan kompetensi dan bidang keahlian.
Harapan tersebut juga dikaitkan dengan komitmen politik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima yang pernah menyampaikan akan menerapkan sistem meritokrasi, yakni menempatkan pejabat sesuai kompetensi, profesionalisme, dan keahlian yang dimiliki.
Menurut mereka, apabila Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dipimpin oleh sosok yang memahami dunia pendidikan, maka berbagai program peningkatan mutu pendidikan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Insyaallah, jika dipimpin oleh figur yang berasal dari dunia pendidikan, kemajuan pendidikan di Kota Bima akan semakin baik,” harap mereka.
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kota Bima belum mengumumkan secara resmi siapa figur yang akan ditunjuk untuk mengisi jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara definitif.
#OB.11#
