BIMA.OBORBIMA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima terus mematangkan persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026) melalui koordinasi intensif bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bima. Hal ini dibahas dalam pertemuan antara Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, dengan Kepala BPS Kabupaten Bima, Lalu Yuriade Mulana, di ruang kerja Wakil Bupati, Rabu (8/4).
Pertemuan tersebut menitikberatkan pada kesiapan teknis dan dukungan lintas perangkat daerah guna memastikan pelaksanaan sensus berjalan optimal serta menghasilkan data yang akurat dan komprehensif.
Wakil Bupati Bima menegaskan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi sangat ditentukan oleh sinergi antarinstansi dan kualitas data yang dihimpun. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk berperan aktif dalam mendukung pendataan di lapangan.
“Data yang valid dan terintegrasi menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus terlibat aktif,” tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati turut didampingi Kepala Dinas Sosial Zunaidin, S.Sos., M.M., Kepala Bappeda Taufik, S.T., M.T., serta Kepala DPMD Drs. H. Masykur, M.M.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Bima, Lalu Yuriade Mulana, menyampaikan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung selama empat bulan, dimulai pada Mei hingga Agustus 2026. Tahap awal akan difokuskan pada pendataan pelaku usaha, dilanjutkan dengan pendataan lanjutan secara langsung ke lapangan.
“Pendataan awal dilakukan pada Mei, kemudian dilanjutkan dengan metode door to door pada Juni hingga Agustus,” jelasnya.
Selain itu, BPS Kabupaten Bima juga akan mengembangkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) sebagai upaya meningkatkan kapasitas desa dalam pengelolaan dan pemanfaatan data.
Tiga desa telah ditetapkan sebagai lokasi percontohan, yakni Desa Rabakodo, Desa Penapali, dan Desa Tenga. Program ini diharapkan mampu mendorong perencanaan pembangunan desa yang lebih efektif dan berbasis data.
Melalui kolaborasi yang kuat antara Pemkab Bima dan BPS, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat berjalan lancar serta menghasilkan data yang berkualitas untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
#OB.005#
