KOTA BIMA.OBORBIMA.ID – Pemerintah Kota Bima terus memperkuat sinergi dengan unsur keagamaan dalam rangka membangun kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis. Hal tersebut tercermin dalam audiensi dan silaturahmi antara Wali Kota Bima, A. Rahman, S.E., dengan Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid–Dewan Masjid Indonesia (BKMTM–DMI) Kota Bima yang berlangsung di ruang kerja Wali Kota, Senin.
Wali Kota Bima dalam pertemuan itu didampingi oleh Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), serta Kepala Sub Bagian Kesra. Suasana audiensi berlangsung hangat, penuh keakraban, serta sarat dengan semangat kebersamaan dalam membangun umat.
Mengawali pertemuan, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi yang dilakukan oleh jajaran BKMTM–DMI. Ia menegaskan bahwa peran majelis taklim dan lembaga keagamaan memiliki posisi strategis dalam memperkuat nilai-nilai spiritual serta membangun karakter masyarakat.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menjaga komunikasi yang harmonis antara pemerintah dan unsur keagamaan. Pemerintah Kota Bima selalu terbuka terhadap berbagai masukan dan koordinasi yang bertujuan untuk kemaslahatan umat,” ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat, termasuk dalam memperkuat pendidikan keagamaan, pembinaan moral, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia berbasis nilai-nilai religius.
Sementara itu, Ketua Pengurus BKMTM–DMI Kota Bima dalam paparannya menyampaikan sejumlah program kerja yang telah dan akan dilaksanakan oleh organisasi.
Program-program tersebut mencakup kegiatan pembinaan majelis taklim, penguatan peran masjid sebagai pusat kegiatan umat, hingga peningkatan kapasitas pengurus melalui berbagai forum nasional.
Salah satu agenda penting yang menjadi fokus pembahasan dalam audiensi tersebut adalah rencana keberangkatan pengurus BKMTM–DMI Kota Bima ke Jakarta untuk mengikuti Musyawarah Nasional (MUNAS) BKM yang dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 19 April 2026.
Menurutnya, keikutsertaan dalam MUNAS tersebut sangat penting sebagai ajang konsolidasi nasional sekaligus peningkatan kapasitas organisasi, sehingga diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pengembangan program keagamaan di Kota Bima.
“Kami berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kota Bima, khususnya dalam hal bantuan biaya keberangkatan. Ini menjadi bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kualitas pengurus dan memperluas jaringan di tingkat nasional,” ungkapnya.
Sebagai bentuk keseriusan, pihak pengurus BKMTM–DMI juga menyerahkan proposal resmi kepada Wali Kota untuk dapat dipertimbangkan dan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme serta ketentuan yang berlaku di lingkungan pemerintah daerah.
Menanggapi permohonan tersebut, Wali Kota Bima menjelaskan bahwa saat ini pemerintah daerah tengah menghadapi keterbatasan fiskal sebagai dampak dari kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026. Kondisi tersebut menuntut pemerintah untuk lebih selektif dan berhati-hati dalam pengalokasian anggaran.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bima tetap memiliki komitmen untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan.
“Dengan kondisi keuangan daerah saat ini, tentu ada keterbatasan yang harus kita pahami bersama. Namun demikian, pemerintah akan tetap berupaya membantu sejauh yang dimungkinkan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, untuk terus menjaga kebersamaan dan saling mendukung dalam pembangunan daerah, terutama dalam membentuk masyarakat yang religius, berakhlak, dan berdaya saing.
Audiensi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan bincang santai yang berlangsung penuh keakraban. Berbagai isu strategis turut dibahas, mulai dari pembinaan generasi muda berbasis masjid, penguatan peran majelis taklim dalam kehidupan sosial, hingga upaya bersama dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Bima.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol terjalinnya sinergi yang kuat antara Pemerintah Kota Bima dan BKMTM–DMI. Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal yang semakin mempererat kerja sama dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis di Kota Bima.
#OB.012#
