Wali Kota Bima Tekankan Efisiensi Anggaran Dalam Silaturahmi Bersama Tenaga Pendidik

Pendidikan469 Dilihat

KOTA BIMA.OBORBIMA.ID – Pemerintah Kota Bima menggelar kegiatan silaturahmi bersama jajaran unsur pendidikan se-Kota Bima di Pantai Lawata. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, Wakil Wali Kota Feri Sofiyan, serta sejumlah pejabat daerah.

Selain itu, hadir pula Sekretaris Daerah, Plt. Asisten I Setda Kota Bima, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Bima, Ketua PKK Kota Bima, serta para kepala sekolah, pengawas, dan tenaga pendidik dari jenjang TK, SD, hingga SMP.

Dalam arahannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi kepada para tenaga pendidik atas peran dan dedikasi mereka dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan.

Namun demikian, Wali Kota juga mengingatkan bahwa tahun 2026 menjadi periode yang penuh tantangan, terutama dari sisi kemampuan keuangan daerah yang dipengaruhi kondisi global.

“Tahun 2026 adalah tahun yang sulit. APBD kita mengalami keterbatasan, sehingga perlu pengelolaan anggaran yang bijak,” ujarnya.

Ia mengimbau pihak sekolah agar memanfaatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara efektif dan efisien dengan memprioritaskan kegiatan yang berdampak langsung pada proses pembelajaran.

Selain efisiensi, Wali Kota juga mendorong setiap sekolah untuk terus berinovasi, baik dalam bidang akademik maupun pengembangan karakter siswa.

Ia juga menekankan pentingnya gerakan bersama dalam memastikan seluruh peserta didik memiliki kemampuan dasar membaca dan menulis, sebagai fondasi pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dikpora Kota Bima menyampaikan bahwa Kota Bima berpeluang mendapatkan program sekolah integrasi dari pemerintah pusat.

Program tersebut merupakan sekolah unggulan dengan pembiayaan penuh dari pemerintah pusat dan saat ini masih menunggu keputusan lebih lanjut.

Kegiatan silaturahmi ditutup dengan diskusi dan ramah tamah antara pemerintah daerah dan tenaga pendidik sebagai bentuk penguatan sinergi dalam pembangunan sektor pendidikan.

#OB.004#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *