Pemkab Bima Gandeng YAPPIKA, Susun Roadmap Perbaikan Sekolah Rusak

Pemerintahan31 Dilihat

BIMA, OBOR BIMA.ID  — Pemerintah Kabupaten Bima bermitra dengan YAPPIKA dan YISA Ambalawi menggelar lokakarya penyusunan peta jalan (roadmap) penyelesaian infrastruktur sekolah rusak pada jenjang pendidikan dasar. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruma Dining, Kota Bima, Senin (25/10/2026), sebagai langkah strategis untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, layak, dan berkualitas.

Bupati Bima yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Fatahullah, S.Pd., hadir bersama Kepala BRIDA Kabupaten Bima Syamsul Bahrain, S.IP., M.Si., serta Kabag AP Bohri Rahman, S.T. Lokakarya ini turut dihadiri pimpinan YAPPIKA, pimpinan YISA Ambalawi, perwakilan STKIP Tamsis Bima, Universitas Muhammadiyah Bima, dinas terkait, serta para fasilitator.

Dalam sambutannya, Fatahullah menegaskan bahwa penyusunan roadmap infrastruktur sekolah merupakan langkah penting untuk memastikan penanganan kerusakan bangunan sekolah dilakukan secara terencana, terukur, sistematis, dan berbasis data yang akurat.

Menurutnya, persoalan infrastruktur sekolah rusak tidak dapat diselesaikan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi dan sinergi lintas sektor agar proses perbaikan berjalan efektif serta mampu menjawab kebutuhan riil satuan pendidikan.

“Fasilitas gedung sekolah yang rusak memerlukan penanganan yang terencana, terukur, sistematis, serta berbasis data yang komprehensif. Penanganan ini tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi erat dan sinergi lintas sektor,” ujarnya.

Ia juga menekankan sejumlah aspek penting yang perlu menjadi perhatian dalam lokakarya tersebut, meliputi penguatan data dan pemetaan kondisi sekolah, sinergi serta integrasi program, dan pembagian peran yang jelas di antara para pemangku kepentingan.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bima berharap penyusunan peta jalan dapat menjadi landasan perencanaan yang lebih terarah dalam menentukan prioritas pembangunan, rehabilitasi, dan pemeliharaan infrastruktur pendidikan dasar.

Sementara itu, Koordinator Lapangan YISA Ambalawi Mbojo, Hersan Hadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa program Sekolah Aman merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mengatasi persoalan kerusakan infrastruktur sekolah secara menyeluruh.

Ia menjelaskan, lokakarya ini diharapkan menghasilkan pembaruan data utama mengenai kondisi dan kebutuhan infrastruktur sekolah, termasuk prinsip-prinsip penentuan prioritas perbaikan yang sesuai dengan tingkat kebutuhan di lapangan.

Selain itu, kegiatan tersebut ditargetkan menghasilkan finalisasi draf Peta Jalan Perbaikan Infrastruktur Sekolah Kabupaten Bima yang telah dibahas dan disepakati bersama para pemangku kepentingan.

Dokumen tersebut nantinya diharapkan menjadi acuan bagi Pemerintah Kabupaten Bima dalam menetapkan arah kebijakan dan langkah prioritas perbaikan infrastruktur sekolah secara berkelanjutan.

Kemitraan antara pemerintah daerah, YAPPIKA, YISA Ambalawi, perguruan tinggi, dan berbagai pihak terkait ini menjadi bagian penting dalam mendorong terwujudnya fasilitas pendidikan yang lebih aman dan layak bagi peserta didik.

Dengan adanya peta jalan yang berbasis data dan kesepakatan bersama, penanganan sekolah rusak di Kabupaten Bima diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran demi mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

#OB.015#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *