BAZNAS Bima Berganti Kepemimpinan, Bupati Titip Amanah Besar Dana Umat

Pemerintahan71 Dilihat

BIMA.OBORBIMA.ID — Bupati Bima Ady Mahyudi resmi melantik lima pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bima periode 2026–2031, Senin (5/10/2026). Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

Pelantikan tersebut menjadi momentum baru bagi BAZNAS Kabupaten Bima untuk memperkuat peran dalam pengelolaan zakat sekaligus mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan percepatan penanggulangan kemiskinan.

Dalam arahannya, Bupati Ady Mahyudi menekankan agar pengelolaan zakat tidak berhenti pada pemberian bantuan sosial yang bersifat sementara.

Menurutnya, dana zakat harus mampu dikelola secara produktif sehingga memberikan dampak jangka panjang bagi kehidupan mustahik.
BAZNAS didorong memperluas program pemberdayaan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi hingga penguatan usaha masyarakat.

“Pelantikan ini merupakan penyerahan amanah yang besar dari umat dan negara. Di pundak Pimpinan BAZNAS terdapat tanggung jawab untuk memastikan dana zakat yang dihimpun dari masyarakat dikelola dengan sebaik-baiknya dan disalurkan kepada mereka yang benar-benar berhak menerimanya,” tegas Ady Mahyudi.

Bupati juga menegaskan bahwa BAZNAS merupakan salah satu mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bima dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

Karena itu, ia meminta seluruh jajaran pimpinan BAZNAS yang baru dilantik dapat menjaga amanah, meningkatkan transparansi serta memastikan penyaluran zakat dilakukan secara tepat sasaran.

Berdasarkan Berita Acara Hasil Keputusan Rapat Pleno Nomor 012/Pansel-BAZNAS/X/2026, susunan pimpinan BAZNAS Kabupaten Bima periode 2026–2031 yakni Drs. A. Zubair H. AR sebagai Ketua, H. Hamid, SH sebagai Wakil Ketua I, Ahmadin, SH., LLM sebagai Wakil Ketua II, Drs. H. Fahrir sebagai Wakil Ketua III, dan Wahidin, S.HI sebagai Wakil Ketua IV.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, M.A., mengingatkan jajaran BAZNAS Kabupaten Bima agar membangun tata kelola zakat yang akuntabel, objektif dan profesional.

Ia juga mendorong agar pengelolaan zakat diarahkan pada transformasi mustahik menjadi muzakki. Artinya, penerima manfaat tidak hanya dibantu untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga diberdayakan agar mampu meningkatkan taraf ekonomi dan pada akhirnya menjadi pihak yang mampu menunaikan zakat.

Sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah juga dinilai penting untuk mempercepat berbagai program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bima.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bima turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran pimpinan BAZNAS periode sebelumnya atas pengabdian dan dedikasi selama menjalankan amanah.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bima, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima, para camat se-Kabupaten Bima, jajaran pengurus BAZNAS Provinsi NTB serta sejumlah tamu undangan lainnya.

#OB.002#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *