BIMA.OBORBIMA.ID — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-57 Tingkat Kecamatan Belo Tahun 2026 resmi dimulai. Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy membuka kegiatan tersebut di Gedung PGRI Kabupaten Bima, Rabu malam (30/9/2026).
P
embukaan MTQ berlangsung meriah dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, Kementerian Agama, pemerintah kecamatan, Muspika, kepala desa, alim ulama, tokoh agama serta tokoh masyarakat Kecamatan Belo.
Dalam kesempatan itu, Wabup Irfan mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang telah mempersiapkan pelaksanaan MTQ. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki arti penting dalam membangun kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap Al-Qur’an.
Menurut Wabup, MTQ bukan sekadar kompetisi untuk menentukan siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, MTQ menjadi bagian dari proses pembinaan dan upaya melahirkan generasi yang dekat dengan Al-Qur’an serta mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan.
“Menang atau kalah bukan menjadi ukuran utama. Seluruh peserta telah menjadi bagian dari Ahlul Qur’an,” ujar Wabup Irfan.
Ia juga menyebut pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan Belo menjadi salah satu bahan evaluasi untuk melihat kesiapan Belo apabila dipercaya menjadi tuan rumah MTQ tingkat Kabupaten Bima.
“Ini juga menjadi evaluasi bagi kita untuk melihat kesiapan Kecamatan Belo menjadi tuan rumah MTQ tingkat Kabupaten Bima,” katanya.
Selain memberikan motivasi kepada para peserta, Wabup Irfan memberikan apresiasi khusus kepada para guru TPQ dan TPA. Menurutnya, keberadaan para guru tersebut sangat penting karena menjadi garda terdepan dalam memberikan pendidikan Al-Qur’an kepada anak-anak dan generasi muda.
Ia berharap dari MTQ ke-57 ini muncul qari, qariah dan generasi Qur’ani terbaik yang mampu mengharumkan nama Kecamatan Belo, baik pada tingkat Kabupaten Bima maupun ke tingkat yang lebih tinggi.
Ketua Panitia, Bambang T., S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa MTQ ke-57 Kecamatan Belo dilaksanakan selama enam hari, mulai 30 September hingga 5 Oktober 2026.
Sebanyak 79 peserta dari seluruh desa di Kecamatan Belo ambil bagian dalam berbagai cabang yang diperlombakan. Selain cabang keagamaan, panitia juga memasukkan lomba kesenian dalam rangkaian MTQ tahun ini.
Cabang yang dilombakan antara lain Tilawah tingkat anak-anak, remaja dan dewasa, Hifzil Qur’an golongan Murattal dan Mujawwad, Syahril Qur’an, Khattil Qur’an atau kaligrafi serta sejumlah lomba kesenian.
Melalui kegiatan tersebut, Kecamatan Belo diharapkan tidak hanya mampu melahirkan para juara, tetapi juga memperkuat tradisi pembelajaran Al-Qur’an dan membangun generasi muda yang beriman, berakhlak serta memiliki prestasi di bidang keagamaan.
#OB.006#
