Bupati Ady Mahyudin Resmikan NICU-PICU RSUD Sondosia, Pelayanan Bayi dan Anak Makin Lengkap

Kesehatan58 Dilihat

BIMA.OBORBIMA.ID  – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bima dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kembali ditunjukkan dengan diresmikannya Gedung NICU-PICU BLUD RSUD Sondosia, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Sabtu (28/8/2026).

Peresmian fasilitas tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bima Ady Mahyudin dan dihadiri sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bima, Kepala Dinas Kesehatan, unsur Muspika Kecamatan Bolo, jajaran BLUD RSUD Sondosia, serta sejumlah elemen terkait lainnya.

Gedung NICU-PICU menjadi salah satu fasilitas penting dalam mendukung penanganan pasien bayi dan anak yang membutuhkan perawatan intensif. NICU atau Neonatal Intensive Care Unit diperuntukkan bagi bayi baru lahir yang memerlukan perawatan khusus, sementara PICU atau Pediatric Intensive Care Unit digunakan untuk menangani pasien anak dengan kondisi yang membutuhkan pengawasan dan perawatan intensif.

Bupati Bima Ady Mahyudin menegaskan, keberadaan fasilitas kesehatan yang semakin lengkap harus diiringi dengan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

Menurutnya, pembangunan dan pengembangan RSUD Sondosia merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat di wilayah Kabupaten Bima.

“Pelayanan menjadi kunci dalam pelaksanaan tugas dan fungsi kita,” tegas Ady Mahyudin.

Ia berharap keberadaan RSUD Sondosia dengan berbagai fasilitas dan tenaga medis yang tersedia dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan di luar wilayah Kabupaten Bima.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai fasilitas kesehatan yang telah disediakan pemerintah.

“Kalau pelayanan ini sudah tersedia, ngapain kita jauh-jauh ke kota. Mari kita manfaatkan fasilitas yang sudah dibangun ini,” ajaknya.

Ady Mahyudin memberikan apresiasi kepada jajaran BLUD RSUD Sondosia yang dinilai telah berupaya menghadirkan sarana dan prasarana kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.

Ia menyebut, RSUD Sondosia saat ini didukung oleh 11 dokter spesialis, di antaranya dokter spesialis anak, dua dokter spesialis kandungan, serta dua dokter spesialis bedah.

Keberadaan tenaga dokter spesialis tersebut, kata Ady, merupakan modal penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Sondosia.

“Ini merupakan modal yang sangat baik untuk membangun kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Dengan hadirnya gedung NICU-PICU serta dukungan tenaga medis dan fasilitas lainnya, Pemerintah Kabupaten Bima berharap RSUD Sondosia dapat terus berkembang menjadi salah satu pusat pelayanan kesehatan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Bima bagian barat.

Peningkatan fasilitas tersebut juga diharapkan memberikan kemudahan bagi keluarga pasien, terutama mereka yang membutuhkan penanganan intensif bagi bayi dan anak, tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke wilayah lain.

#OB.007#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *