KOTA BIMA.OBORBIMA.ID– Memasuki musim kemarau, Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima dalam menghadapi potensi bencana kekeringan yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.
Kunjungan silaturahmi tersebut dipimpin Ketua Karis Kesehatan dan Bencana Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Lalu Mahadan, didampingi Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Palang Merah Indonesia (PMI) NTB serta tim Public Safety Center (PSC) 119 Provinsi NTB. Kehadiran rombongan diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Bima, A. Faruk, S.T., Par., M.Si Kamis, 30/7/26.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai langkah strategis dibahas, mulai dari kesiapan menghadapi dampak kekeringan, koordinasi pendistribusian air bersih, hingga upaya menjaga kesehatan masyarakat selama musim kemarau.
Salah satu poin penting yang menjadi perhatian adalah kualitas air bersih yang akan disalurkan kepada masyarakat. Tim Dinas Kesehatan menegaskan perlunya dilakukan uji kualitas air sebelum didistribusikan.
Selain itu, seluruh mobil tangki pengangkut air juga harus dibersihkan secara menyeluruh untuk memastikan air yang diterima masyarakat aman dan layak digunakan.
Kalak BPBD Kota Bima, A. Faruk, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan koordinasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi NTB bersama PSC 119 dan PMI NTB.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi ancaman kekeringan.
“Melalui sinergi tersebut, diharapkan pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dengan tetap mengedepankan aspek kesehatan, sehingga risiko munculnya penyakit akibat penggunaan air yang tidak memenuhi standar dapat diminimalkan,”pungkasnya.
#OB.002#
