Umi Dinda: Penanganan Stunting Butuh Kerja Bersama dan Pendampingan Konsisten

MATARAM.OBORBIMA.ID – BKOW NTB terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui kegiatan studi tiru ke Kota Mojokerto. Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Indah Dhamayanti Putri selaku Wakil Gubernur NTB sekaligus Ketua Umum BKOW NTB.

Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran bersama dalam memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya dalam pendampingan keluarga dan penanganan stunting yang lebih terintegrasi di daerah.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan BKOW NTB mempelajari berbagai strategi yang diterapkan Pemerintah Kota Mojokerto hingga berhasil menekan prevalensi stunting mencapai 0,92 persen.

Keberhasilan tersebut didukung oleh penguatan regulasi daerah, keterlibatan lintas OPD, inovasi berbasis masyarakat, hingga pendampingan intensif kepada keluarga sasaran.

Ketua Umum BKOW NTB, Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE. M.IP atau yang akrab disapa Umi Dinda, menegaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan kerja bersama dari seluruh pihak.

“Stunting tidak bisa ditangani secara sektoral. Dibutuhkan kerja kolaboratif, pendampingan yang konsisten, serta keberpihakan anggaran agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap pengalaman dan praktik baik yang diterapkan Kota Mojokerto dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Provinsi NTB dalam menyusun strategi penanganan stunting yang lebih adaptif, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.

#OB.013#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *