KOTA BIMA, OBOR BIMA – Ada hal menarik saat Anggota DPR RI, H. Mori Hanafi, S.E., meninjau langsung pelaksanaan program bedah rumah di Kelurahan Rabadompu Barat, Kota Bima.
Dalam kunjungan tersebut, Mori Hanafi menyempatkan diri berdialog dengan pemilik rumah untuk mengetahui kondisi pekerjaan sekaligus besaran anggaran yang digunakan dalam pembangunan rumah tersebut.
Dengan nada santai, Mori Hanafi bertanya kepada pemilik rumah mengenai pekerjaannya.
“Bapak kerja apa?” tanyanya.
“Saya petani, Bang Aji,” jawab pemilik rumah.
Tak berhenti di situ, Mori Hanafi kembali melontarkan pertanyaan mengenai jumlah anggaran yang masuk untuk pembangunan rumah tersebut.
“Bapak bangun rumah ini, uang yang masuk berapa?” tanyanya lagi.
Pemilik rumah pun spontan menjawab bahwa dana yang diterimanya mencapai Rp70 juta. Mendengar jawaban tersebut, Mori Hanafi tampak terkejut.
Pasalnya, dengan dukungan anggaran program sebesar Rp20 juta, masyarakat mampu mengembangkan pembangunan rumah melalui swadaya hingga mencapai nilai yang jauh lebih besar.
Mori Hanafi mengaku bangga melihat semangat dan partisipasi masyarakat Rabadompu Barat dalam menyukseskan program bedah rumah.
Menurutnya, keberhasilan program pembangunan tidak semata-mata diukur dari besarnya anggaran pemerintah, tetapi juga dari tingginya semangat gotong royong dan kontribusi masyarakat.
“Di Kota Bima hanya di Rabadompu Barat top skor dengan nilai swadaya tertinggi,” ungkap Mori Hanafi Senin, 2/11/26.
Ia menilai, semangat swadaya tersebut menjadi contoh positif bahwa keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk menghadirkan rumah yang lebih layak dan nyaman bagi masyarakat.
Kisah pembangunan rumah di Rabadompu Barat ini sekaligus memperlihatkan bahwa ketika bantuan pemerintah dipadukan dengan semangat gotong royong, manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih besar oleh masyarakat.
#OB.002#
