MATARAM.OBORBIMA.ID — Ajang MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit tidak hanya menjadi panggung adu cepat para pembalap dunia. Momentum tersebut juga menjadi kesempatan bagi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memperkuat citra daerah sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, dan ekonomi masyarakat.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.Si., saat menghadiri Gebyar MotoGP yang dirangkaikan dengan olahraga bersama di Jalan Udayana, depan Kantor Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) NTB, Minggu (4/10/2026).
Wagub yang akrab disapa Umi Dinda menegaskan bahwa keberhasilan MotoGP bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara.
Seluruh masyarakat NTB, menurutnya, memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman, tertib, dan ramah bagi para wisatawan yang datang.
“Kita semua masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat NTB, harus memiliki kesiapan untuk menjadi tuan rumah yang baik,” ujar Umi Dinda.
Menurutnya, perhatian dunia yang tertuju kepada Mandalika harus dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai potensi NTB secara lebih luas. Keramahan masyarakat, keamanan, kenyamanan, serta kualitas pelayanan akan menjadi bagian penting dari pengalaman wisatawan selama berada di NTB.
Umi Dinda juga berharap dampak ekonomi MotoGP dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Tidak hanya kawasan Mandalika, tetapi juga pelaku UMKM, sektor pariwisata, ekonomi kreatif, seniman, pelaku usaha, hingga masyarakat di berbagai wilayah NTB.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan penyelenggaraan MotoGP pada tahun 2026 ini,” katanya.
Persiapan Sirkuit dan Kawasan Terus Diperkuat
Sementara itu, General Manager The Mandalika, I Made Pari Wijaya, mengungkapkan bahwa sejumlah pembenahan telah disiapkan untuk menyambut MotoGP 2026.
Peningkatan dilakukan baik pada aspek penyelenggaraan balapan maupun berbagai kegiatan pendukung di luar lintasan.
“Ada satu yang spesial, tentu kita lakukan improvement atas penyelenggaraan race dan non-race. Tahun ini sirkuit kita sangat berbeda, penyelenggaraannya berbeda, dan atmosfernya juga sangat berbeda,” ujarnya.
Peningkatan tersebut meliputi kualitas lintasan, sarana dan prasarana pendukung, hingga penataan kawasan Mandalika. Aspek lingkungan juga menjadi perhatian melalui penanaman berbagai jenis tanaman dan penguatan ruang terbuka hijau.
Dari sisi aksesibilitas, layanan transportasi pendukung juga terus ditingkatkan. Salah satunya melalui penyediaan shuttle bus dengan layanan yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas.
Riders’ Parade Bakal Ramaikan Kota Mataram
MotoGP 2026 juga tidak hanya akan berlangsung di dalam kawasan sirkuit. Berbagai kegiatan pendukung disiapkan untuk membawa atmosfer MotoGP lebih dekat kepada masyarakat.
Perwakilan Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Rully Habibie, mengatakan salah satu agenda yang disiapkan adalah Riders’ Parade yang akan melintasi Kota Mataram hingga kawasan eks-Bandara Selaparang.
Parade tersebut akan menghadirkan sejumlah pembalap dunia bersama pembalap Indonesia, termasuk Mario Aji dan Veda Ega Pratama.
Selain parade, sejumlah side event juga akan digelar di kawasan Mandalika dengan menghadirkan musisi nasional maupun internasional. Kehadiran berbagai hiburan tersebut diharapkan membuat MotoGP menjadi pengalaman yang lebih lengkap bagi masyarakat dan wisatawan.
Penyelenggara juga berupaya menghadirkan hiburan dengan harga tiket yang terjangkau agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati rangkaian kegiatan MotoGP 2026.
Dengan berbagai persiapan tersebut, MotoGP Mandalika 2026 diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi NTB. Ketika dunia datang ke Mandalika, NTB tidak hanya ingin dikenal karena sirkuit dan balapannya, tetapi juga karena keramahan masyarakat, kekayaan budaya, keindahan destinasi wisata, serta kemampuan menjadi tuan rumah bagi event olahraga kelas dunia.
#OB.003#
