KOTA BIMA,OBORBIMA.ID — Tiga Jembatan Garuda Perintis Merah Putih di Kota Bima resmi diresmikan, Senin (24/8/2026). Peresmian dipusatkan di Jembatan Gantung Kelurahan Paruga, Kecamatan Mpunda, dan turut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Kota Bima, M. Ryan Kusuma Permadi, S.H.
Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, S.E., didampingi Wakil Wali Kota Bima Feri Sofyan, S.H. Sementara dua jembatan lainnya yang berada di Kelurahan Rontu dan Kelurahan Manggemaci diresmikan secara virtual melalui Zoom.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya jajaran pemerintah daerah, Kepala Dinas PUPR, Camat Rasanae Barat, para lurah, unsur TNI dan Forkopimda Kota Bima serta jajaran terkait lainnya.
Pembangunan tiga jembatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan membuka akses masyarakat di sejumlah wilayah Kota Bima.
Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap aktivitas warga, khususnya di bidang pendidikan, pertanian, sosial dan ekonomi.
Jembatan di Kelurahan Rontu, misalnya, menjadi akses penghubung antara kawasan persawahan dengan permukiman. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah petani membawa hasil pertanian maupun mendukung aktivitas warga menuju kawasan pertanian.
Sementara itu, jembatan di Kelurahan Manggemaci dibangun untuk menghubungkan dua lingkungan yang membutuhkan akses penghubung yang lebih baik. Sedangkan Jembatan Gantung Paruga memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat, termasuk akses anak-anak dari Kelurahan Paruga dan Kelurahan Dara menuju sekolah.
Wakil Ketua II DPRD Kota Bima, M. Ryan Kusuma Permadi, mengapresiasi pembangunan tersebut. Menurutnya, infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat harus menjadi perhatian bersama.
“Jembatan ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi menjadi penghubung aktivitas masyarakat, baik untuk pendidikan, pertanian maupun kegiatan ekonomi sehari-hari,” ujarnya.
Ryan menilai pembangunan tiga jembatan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI dan berbagai pihak dalam menghadirkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Menurutnya, kondisi fiskal daerah yang terbatas membutuhkan pola kolaborasi agar pembangunan tetap dapat berjalan dan kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur dasar bisa dipenuhi secara bertahap.
“Di tengah keterbatasan fiskal daerah, dukungan dari berbagai pihak sangat berarti. Kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat ikut menjaga keberadaan jembatan yang telah dibangun. Pemanfaatan sesuai kapasitas dan pemeliharaan secara bersama-sama dinilai penting agar fasilitas tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan dan perbaikan ketiga jembatan tersebut.
Wali Kota menekankan bahwa keberadaan jembatan sangat penting bagi masyarakat, terutama untuk membuka akses yang selama ini menjadi kendala dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas publik tersebut, termasuk tidak menggunakan jembatan melebihi kapasitas yang telah ditentukan serta segera melaporkan apabila terdapat kerusakan.
Dengan diresmikannya tiga Jembatan Garuda Perintis Merah Putih, pemerintah berharap konektivitas antarwilayah di Kota Bima semakin baik. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong kelancaran aktivitas pendidikan, pertanian, sosial dan perekonomian warga.
#OB.002#
