Ketika NTT Terluka, NTB Datang: Miq Iqbal Bawa Pesan Persaudaraan

Pemerintahan18 Dilihat

MANGGARAI TIMUR.OBORBIMA.ID  – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena turun langsung menemui masyarakat terdampak gempa di Manggarai Timur, Kamis (20/8).

Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata solidaritas Kerja Sama Regional Bali–NTB–NTT (KR-BNN) dalam membantu masyarakat NTT yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana gempa.

Di Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, kedua gubernur melihat langsung kondisi warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian. Sejumlah rumah dan fasilitas mengalami kerusakan, sementara warga memilih belum kembali ke rumah karena masih mengkhawatirkan terjadinya gempa susulan.

Dalam dialog dengan warga, kebutuhan dasar seperti air bersih dan bahan makanan menjadi salah satu persoalan yang paling banyak disampaikan.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, masyarakat NTB memiliki pengalaman menghadapi bencana sehingga dapat memahami kondisi psikologis dan kebutuhan warga yang terdampak gempa.

Menurutnya, kedatangannya ke Manggarai Timur bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga ingin memastikan masyarakat NTT mengetahui bahwa mereka tidak menghadapi bencana tersebut sendirian.

“Kami di NTB juga pernah merasakan hal yang sama seperti yang Bapak dan Ibu rasakan saat ini. Kami memahami betul perasaan Bapak dan Ibu semua. Tapi kita harus sabar, kuat dan tetap semangat,” ujar Miq Iqbal.

Ia mengajak masyarakat untuk tetap tabah dan menjaga semangat selama menjalani masa pemulihan.

“Kami datang sebagai saudara. Kami membawa pesan dari masyarakat NTB bahwa Bapak dan Ibu tidak sendiri. Kita kuat, ya. Kita hadapi ini dengan semangat untuk bangkit kembali,” tegasnya.

Kehadiran Miq Iqbal dan Melki juga menunjukkan bahwa kerja sama regional Bali, NTB dan NTT tidak sebatas hubungan administratif antarpemerintah daerah. Dalam kondisi darurat, kerja sama tersebut diwujudkan melalui aksi kemanusiaan dan dukungan langsung kepada masyarakat.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan dukungan yang diberikan NTB serta Bali kepada masyarakat NTT.

Setelah menemui warga, Melki kemudian kembali lebih dahulu ke Labuan Bajo untuk mempersiapkan agenda penyambutan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di salah satu wilayah yang terdampak gempa.
Sebelum meninggalkan lokasi, Melki menitipkan salam kepada masyarakat di sejumlah titik yang nantinya akan dikunjungi Miq Iqbal bersama Tim Solidaritas KR-BNN NTB.

Miq Iqbal kemudian melanjutkan kunjungan ke lima titik pengungsian. Di setiap lokasi, ia berdialog langsung dengan warga, mendengarkan kebutuhan pengungsi serta menyerahkan bantuan berupa logistik, selimut, terpal dan nasi bungkus.

Tidak hanya menyambangi orang dewasa, Miq Iqbal juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yang berada di pengungsian. Ia membagikan roti, susu dan cokelat sembari bercengkerama dengan mereka.

Suasana pengungsian pun tampak lebih ceria ketika anak-anak mendapat perhatian langsung dari orang nomor satu di NTB tersebut.

Menurut Miq Iqbal, penanganan pascabencana tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan pangan dan tempat berlindung. Dukungan psikologis serta rasa aman juga dibutuhkan, terutama bagi anak-anak yang berpotensi mengalami trauma akibat bencana.

Dalam kunjungan tersebut, Miq Iqbal didampingi Kepala Dinas Kominfotik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB Ahsanul Khalik, Kepala BPBD NTB Sadimin, Kepala Dinas Kesehatan NTB dr. Hamzi Fikri, Kepala Biro Kesra Setda NTB H. Amir serta Tim Solidaritas KR-BNN NTB.

Miq Iqbal dan Melki sebelumnya tiba di Manggarai Timur menggunakan helikopter TNI AD jenis Bell 412 ER HA-5185 dari Bandara Komodo Labuan Bajo. Perjalanan menuju lokasi terdampak ditempuh sekitar 35 menit.

Selain meninjau kondisi pengungsi, Miq Iqbal juga menyempatkan makan siang bersama Tim Solidaritas KR-BNN NTB di Dapur Umum Lapangan Tagana NTB yang diperkuat personel dari Kota dan Kabupaten Bima.
Rangkaian peninjauan lima titik pengungsian berlangsung hingga menjelang Magrib. Setelah seluruh agenda lapangan selesai, Gubernur NTB kembali ke Posko Tim Solidaritas KR-BNN NTB yang berada di halaman SMPN 1 Lamba Leda.

Kunjungan tersebut menjadi penegasan bahwa solidaritas antardaerah dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Kehadiran NTB di tengah masyarakat terdampak menjadi pesan bahwa persaudaraan Bali, NTB dan NTT tidak hanya dibangun melalui kerja sama pemerintahan, tetapi juga melalui kepedulian kemanusiaan.

Saat NTT menghadapi bencana, Bali dan NTB hadir memberikan dukungan agar masyarakat terdampak memiliki kekuatan untuk melewati masa sulit dan kembali bangkit.

#OB.002#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *