MATARAM.OBORBIMA.ID – Sebanyak 28 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 resmi dikukuhkan oleh Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal di Aula Pendopo Gubernur NTB, Mataram, Minggu (16/8/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting sebelum para Paskibraka menjalankan tugas pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Prosesi pengukuhan turut disaksikan Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Ketua TP PKK Provinsi NTB Sinta M. Iqbal, jajaran Forkopimda NTB serta sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTB.
Dalam amanatnya, Gubernur Miq Iqbal mengingatkan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar kebanggaan karena mendapat kesempatan mengibarkan Sang Merah Putih. Di balik tugas tersebut terdapat tanggung jawab besar untuk menjadi contoh bagi generasi muda lainnya.
Menurutnya, para Paskibraka dipilih bukan hanya berdasarkan kemampuan fisik dan kedisiplinan, tetapi juga karena membawa nama dan harapan generasi muda NTB.
“Menjadi Paskibraka bukan hanya tentang berdiri tegak di lapangan dan mengibarkan bendera. Ada tanggung jawab yang lebih besar untuk menunjukkan bahwa anak-anak muda NTB mampu menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, dan dapat dipercaya,” pesan Miq Iqbal.
Ia meminta seluruh anggota Paskibraka membawa nilai-nilai yang diperoleh selama menjalani pendidikan dan pelatihan ke dalam kehidupan sehari-hari.
Disiplin, tanggung jawab, kerja keras, persatuan serta kecintaan terhadap bangsa dan daerah, kata dia, harus tetap melekat meski tugas pengibaran bendera telah selesai.
“Setelah tugas ini selesai, kalian kembali kepada masyarakat dengan membawa nilai-nilai yang sudah kalian pelajari. Jadilah contoh bagi teman-teman dan lingkungan kalian,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri Provinsi NTB Surya Bahari memastikan persiapan Paskibraka telah dilakukan secara maksimal, baik dari aspek teknis maupun mental.
“Alhamdulillah, 99 persen persiapan sudah tuntas, tinggal action. Mohon doa dan dukungannya,” katanya.
Ke-28 anggota Paskibraka tersebut merupakan putra-putri terbaik yang terpilih melalui proses seleksi dari 10 kabupaten/kota di NTB. Selain itu, NTB juga mengirimkan dua putra-putri terbaik untuk bertugas sebagai Paskibraka tingkat nasional.
Menariknya, pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini kembali menghadirkan sentuhan budaya lokal. Paskibraka NTB akan menampilkan formasi berbentuk lumbung, bangunan tradisional khas masyarakat Sasak.
Formasi tersebut merupakan penyempurnaan dari formasi tahun sebelumnya. Pasukan 45 akan membentuk bagian kaki lumbung, sedangkan Pasukan 17 dan 8 menyusun struktur bagian atas.
Penyempurnaan dilakukan agar bentuk lumbung semakin terlihat jelas ketika seluruh pasukan membentuk formasi, termasuk jika dilihat dari udara.
Penggunaan simbol lumbung menjadi salah satu cara Pemerintah Provinsi NTB menghadirkan identitas budaya daerah dalam momentum nasional sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi masyarakat NTB.
Dengan seluruh rangkaian pembinaan yang telah dilalui, 28 Paskibraka NTB kini siap mengemban tugas penting pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Mereka diharapkan tidak hanya sukses menjalankan tugas di lapangan, tetapi juga mampu membawa semangat kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari dengan menjadi generasi yang disiplin, tangguh, menjaga persatuan dan berani mengambil peran dalam membangun NTB.
#OB.009#
