KOTA BIMA.OBORBIMA.ID – Warga Kelurahan Pane, Kota Bima, dibuat resah dengan dugaan modus penipuan yang mengatasnamakan pegawai Dinas Sosial Kota Bima.
Modusnya, dua orang oknum mendatangi rumah warga dan menawarkan bantuan sosial bagi anak yang masih bersekolah.
Kedua orang tersebut disebut datang menggunakan masker dan menyampaikan kepada warga bahwa anak mereka akan mendapatkan bantuan berdasarkan data desil.
Untuk meyakinkan warga, mereka meminta sejumlah dokumen persyaratan, mulai dari Kartu Keluarga (KK), KTP ibu, akta kelahiran anak hingga foto seluruh badan anak.
Namun, setelah dokumen disebut lengkap, warga justru diminta menyerahkan sejumlah uang dengan nominal sekitar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu.
Salah seorang warga Pane, Mahrun, mengaku sejak awal merasa curiga dengan tawaran tersebut sehingga tidak memberikan uang kepada kedua orang yang mengaku sebagai petugas tersebut.
“Saya tidak percaya begitu saja. Setelah saya cari tahu, ternyata ada juga warga dari kelurahan lain yang mengalami hal serupa,” ungkapnya.
Mahrun menilai modus seperti ini sangat meresahkan karena menyasar masyarakat yang membutuhkan bantuan pemerintah, khususnya keluarga yang memiliki anak masih sekolah.
“Jangan sampai masyarakat yang sedang berharap mendapatkan bantuan justru dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Ia meminta Dinas Sosial Kota Bima segera mengambil langkah tegas dengan memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai mekanisme resmi penerimaan bantuan sosial.
Menurutnya, masyarakat juga perlu diberi pemahaman bahwa program bantuan pemerintah tidak boleh dijadikan alasan bagi pihak tertentu untuk meminta uang kepada warga.
“Kami berharap Dinas Sosial turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat. Kalau ada oknum yang terbukti mencatut nama Dinas Sosial, harus ditindak sesuai aturan,” ujarnya.
Sebelumnya, Dinas Sosial Kota Bima melalui Bidang PFM PKS telah mendatangi dua warga yang mengaku menjadi korban dugaan pungli. Dari hasil konfirmasi, kedua warga tersebut membenarkan pernah memberikan sejumlah uang kepada oknum yang menjanjikan pendaftaran sebagai penerima bantuan.
Dinas Sosial Kota Bima saat ini masih melakukan pendalaman dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengungkap identitas oknum tersebut.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat Kota Bima, khususnya warga Pane, agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengaku sebagai petugas pemerintah.
Warga diminta memastikan identitas resmi dan mekanisme bantuan sebelum menyerahkan dokumen maupun uang.
#OB.002#
