STQ Penatoi Resmi Ditutup, Wali Kota Bima Tekankan Persatuan dan Semangat Al-Qur’an

Pemerintahan226 Dilihat

KOTA BIMA.OBORBIMA.ID  – Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., secara resmi menutup Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Tahun 1448 Hijriah/2026 Masehi, yang berlangsung di halaman Masjid Al-Hidayah BTN Penatoi, Kamis (9/7/2026).

Mengusung tema “Bersama Al-Qur’an Raih Kebahagiaan Dunia Akhirat”, kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit qari dan qariah terbaik yang akan dipersiapkan menuju STQ tingkat kecamatan.

Acara penutupan dihadiri Kabag Kesra Setda Kota Bima, Kabag Hukum, Kabag LPBJ, Camat Mpunda, Lurah Penatoi, para dewan hakam, tokoh agama, tokoh masyarakat, panitia, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan hakam, guru pembina, orang tua, peserta, hingga masyarakat Penatoi yang telah bergotong royong menyukseskan pelaksanaan STQ.

Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan generasi Qurani tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat Penatoi membuktikan bahwa membina generasi Qurani merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah,” ujar Wali Kota.

Ia juga mengapresiasi peran Ketua RT dan RW yang dinilai mampu menggerakkan partisipasi masyarakat, sehingga STQ tetap terlaksana dengan baik meski di tengah keterbatasan anggaran.

“Keterbatasan anggaran tidak mengurangi semangat masyarakat. Justru gotong royong, keikhlasan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an menjadi kekuatan utama yang harus terus dipelihara,” katanya.

Kepada para peserta yang meraih juara, Wali Kota mengucapkan selamat dan berharap prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.

Sementara bagi peserta yang belum berhasil, ia meminta agar tidak berkecil hati dan terus berlatih untuk meraih kesempatan di masa mendatang.

Ia juga meminta agar para juara segera dipersiapkan secara maksimal untuk menghadapi STQ tingkat Kecamatan Mpunda dan mampu mengharumkan nama Kelurahan Penatoi.

Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, dan menghidupkan budaya gotong royong sebagai fondasi pembangunan Kota Bima.

Ia juga mengingatkan pentingnya melindungi generasi muda dari ancaman narkoba, minuman keras, judi online, serta berbagai perilaku yang dapat merusak moral dan persatuan masyarakat.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan para ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, RT, RW, serta seluruh warga untuk bersama-sama mewujudkan Kota Bima yang aman, religius, harmonis, dan bermartabat,” tegasnya.

Melalui pelaksanaan STQ tingkat kelurahan ini, Pemerintah Kota Bima berharap semangat mencintai Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat sekaligus melahirkan generasi Qurani yang berprestasi, berakhlak mulia, dan siap bersaing pada STQ di jenjang yang lebih tinggi.

#OB.002#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *