Respons Cepat Aduan Warga, Wali Kota Bima Tinjau Rumah Nyaris Ambruk di Oi Mbo

Pemerintahan218 Dilihat

KOTA BIMA.OBORBIMA.ID – Wali Kota Bima, H. A. Rahman, S.E., turun langsung meninjau dua rumah warga yang masuk kategori tidak layak huni di RT 06, Kelurahan Oi Mbo, Kecamatan Rasanae Timur, Kamis (9/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang disampaikan melalui pesan WhatsApp.

Dalam peninjauan itu, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Camat Rasanae Timur, Lurah Oi Mbo, serta Ketua RT setempat.

Rumah pertama yang dikunjungi adalah milik Ibu Salmah, seorang janda yang tinggal bersama cucunya. Rumah kayu yang selama ini ditempati telah roboh akibat lapuk dimakan usia.

Kini, yang tersisa hanya sebagian kecil bangunan untuk menyimpan barang dan fasilitas MCK sederhana, sementara Ibu Salmah bersama cucunya terpaksa beristirahat dan tidur di bale-bale di area terbuka.

Melihat kondisi tersebut, Wali Kota Bima mengaku prihatin dan memastikan Pemerintah Kota Bima akan segera mengupayakan bantuan rehabilitasi rumah agar Ibu Salmah dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.

Kepala Dinas Perkim menjelaskan bahwa penanganan akan diupayakan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Melalui program tersebut, pemerintah memberikan bantuan stimulan sekitar Rp20 juta per rumah yang difokuskan untuk pengadaan material bangunan, sedangkan biaya tenaga kerja dan kebutuhan lainnya dilakukan secara swadaya. Khusus untuk Ibu Salmah, dukungan swadaya akan dibantu oleh anak-anaknya.

Selain itu, Wali Kota juga meninjau rumah pasangan Mujnah dan Sukri yang kondisinya tidak kalah memprihatinkan. Bangunan yang mereka tempati sudah nyaris roboh sehingga membutuhkan penanganan segera.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kedua rumah tersebut telah memenuhi salah satu persyaratan utama penerima BSPS, yakni rumah beserta lahan merupakan milik sendiri. Dengan demikian, keduanya berpeluang diusulkan sebagai calon penerima bantuan.

Wali Kota Bima menjelaskan, selain memanfaatkan program BSPS, Pemerintah Kota Bima juga terus mengupayakan tambahan bantuan rehabilitasi rumah melalui aspirasi atau Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPR RI agar semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang memperoleh hunian layak.
Pada kesempatan itu, Wali Kota turut mengingatkan seluruh lurah, Ketua RT, dan perangkat kewilayahan agar lebih proaktif memantau kondisi masyarakat di lingkungan masing-masing.

“Saya minta lurah dan para Ketua RT jangan hanya menunggu laporan. Rajinlah turun ke lingkungan, lihat langsung kondisi warga, lakukan pendataan secara berkala terhadap masyarakat yang membutuhkan sentuhan pemerintah. Dengan data yang akurat dan cepat, pemerintah akan lebih mudah memberikan intervensi sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, kepedulian aparatur di tingkat kelurahan dan lingkungan merupakan garda terdepan dalam memastikan tidak ada warga yang luput dari perhatian pemerintah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, kelurahan, RT, dan masyarakat menjadi kunci untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bima.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *