DPRD Kota Bima Terima Dokumen Tuntutan Aliansi Kemarahan Rakyat, Pastikan Diproses Sesuai Mekanisme

KOTA BIMA.OBORBIMA.ID – DPRD Kota Bima menerima penyampaian aspirasi dari massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Kemarahan Rakyat Bima di halaman Kantor DPRD Kota Bima, Jumat. Aksi berlangsung tertib dan kondusif dengan menyampaikan berbagai tuntutan yang menyangkut isu nasional maupun persoalan daerah.

Aspirasi masyarakat diterima oleh Anggota Komisi III DPRD Kota Bima, Amir Syarifuddin, S.HI., didampingi Sekretaris DPRD Kota Bima, Ihya Ghazali, S.Sos., M.M. Dalam dialog tersebut, perwakilan massa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pengaktifan kembali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), penanganan distribusi LPG 3 kilogram, peningkatan pelayanan kesehatan, perbaikan sarana pendidikan, hingga isu ekonomi dan penegakan hukum.

Mewakili DPRD Kota Bima, Amir Syarifuddin menegaskan bahwa lembaga legislatif memiliki tanggung jawab untuk mendengar, menampung, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai dengan tugas dan kewenangan yang dimiliki.

“Kami mengapresiasi penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai dan sesuai ketentuan. Seluruh masukan yang disampaikan akan kami pelajari dan tindak lanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aspirasi yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat akan diteruskan kepada instansi yang berwenang. Sementara itu, persoalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah akan dibahas bersama pemerintah daerah dan perangkat terkait melalui mekanisme DPRD.

Sekretaris DPRD Kota Bima, Ihya Ghazali, menambahkan bahwa seluruh dokumen tuntutan dari massa aksi telah diterima secara resmi dan akan didokumentasikan sebagai bahan pembahasan DPRD.

“Komunikasi yang baik antara masyarakat dan DPRD merupakan bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang masuk akan diproses sesuai prosedur yang berlaku,” katanya.

Penyampaian aspirasi diakhiri dengan penyerahan dokumen tuntutan dari perwakilan Aliansi Kemarahan Rakyat Bima kepada DPRD Kota Bima sebagai bentuk penyampaian resmi aspirasi masyarakat.

DPRD Kota Bima menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran, demi mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

#OB.007#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *