GOW Kabupaten Bima Perkuat Syiar Islam Melalui Selasa Menyapa di Wawo

Ragam261 Dilihat

BIMA.OBORBIMA.ID  – Komitmen Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bima dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter religius terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pembinaan keagamaan. Salah satunya melalui program Selasa Menyapa yang kali ini berlangsung di Kecamatan Wawo.

Kegiatan pembinaan keagamaan yang digelar di Masjid Abrar, Desa Raba, Kamis (18/6/2026), menjadi bagian dari sinergi GOW Kabupaten Bima dengan Pemerintah Kabupaten Bima dalam memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Ketua Umum GOW Kabupaten Bima, Hj. Anita Irfan, hadir bersama jajaran pengurus GOW, TP PKK Kecamatan Wawo, serta pengurus Majelis Ta’lim dari Desa Raba dan Desa Kombo. Kegiatan berlangsung penuh khidmat dan mendapat sambutan antusias dari para peserta.

Dalam arahannya, Hj. Anita Irfan menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya kaum ibu, dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keagamaan.

Menurutnya, para ibu memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak kebaikan di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Karena itu, keberadaan majelis ta’lim harus terus diperkuat sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan spiritual umat.

“Majelis ta’lim bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi menjadi ruang untuk memperbaiki kualitas diri, memperdalam ilmu agama, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Kegiatan ini harus dilaksanakan secara rutin dan terjadwal agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Hj. Anita Irfan.

Ia juga mendorong agar majelis ta’lim di tingkat desa dapat diagendakan minimal satu kali dalam seminggu sehingga semangat belajar agama dan syiar Islam terus tumbuh di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, tausiah keagamaan disampaikan oleh Ustadzah Arfah yang mengangkat tema pentingnya memperbaiki bacaan Surat Al-Fatihah dalam pelaksanaan shalat.

Dalam ceramahnya, Ustadzah Arfah menjelaskan bahwa Surat Al-Fatihah merupakan rukun qauli yang wajib dibaca dalam setiap rakaat shalat. Oleh karena itu, ketepatan makhraj huruf dan penerapan kaidah tajwid menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

“Memperbaiki bacaan Al-Fatihah adalah langkah awal dalam menyempurnakan ibadah shalat. Ketika bacaan dilakukan dengan benar sesuai kaidah, maka kualitas ibadah kita kepada Allah SWT akan semakin baik,” jelasnya.

Melalui kegiatan pembinaan keagamaan tersebut, GOW Kabupaten Bima berharap semangat belajar agama, mempererat silaturahmi, serta penguatan nilai-nilai spiritual dapat terus berkembang di tengah masyarakat sebagai fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah yang maju, religius, dan berkelanjutan.

#OB.008#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *