Afifudin Tekankan Percepatan Gerai dan Gudang Koperasi Desa Merah Putih

BIMA.OBORBIMA.ID – Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Koperasi dan UKM terus mempercepat pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di berbagai wilayah sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat desa dan meningkatkan produktivitas usaha koperasi.

Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bima, Rabu (13/5/2026).
Rakor dipimpin langsung oleh Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Afifudin dan diikuti sejumlah OPD terkait.

Pertemuan strategis tersebut difokuskan pada peningkatan produktivitas koperasi, penguatan nilai tambah usaha, perluasan akses pasar, pembiayaan, hingga restrukturisasi kelembagaan koperasi di Kabupaten Bima.

Dalam rapat tersebut, Afifudin menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur sebagai fondasi utama penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa Merah Putih.

Berdasarkan laporan perkembangan pembangunan, dari total 191 lokasi rencana pembangunan koperasi, sebanyak 81 lokasi sedang dalam proses pembangunan fisik, 96 desa telah memiliki lahan namun belum memulai konstruksi, sementara 19 lokasi masih terkendala ketersediaan lahan pembangunan.

Selain itu, terdapat 76 lokasi yang masuk dalam kategori pengawasan dan perhatian khusus.Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi, Muhammad Tohir menjelaskan bahwa dari 81 lokasi yang sedang berjalan, baru empat desa yang progres pembangunannya telah mencapai 100 persen.

“Untuk 19 desa yang belum memiliki lokasi, kendala utama yang dihadapi adalah masalah pembebasan lahan. Ini menjadi prioritas yang harus segera diselesaikan,” ujarnya.

Dalam arahannya, Afifudin meminta tim teknis memberikan perhatian penuh terhadap percepatan pembangunan fisik, mulai dari gerai koperasi, pergudangan, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Menurutnya, penguatan manajemen dan standarisasi koperasi tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan infrastruktur yang memadai.

“Tim teknis harus bergerak cepat memastikan pembangunan fisik gerai dan gudang berjalan sesuai jadwal. Koordinasi antar-lini menjadi kunci agar hambatan di lapangan, terutama soal lahan, bisa segera teratasi,” tegasnya.

Untuk memastikan program berjalan secara komprehensif, rakor tersebut juga melibatkan berbagai instansi terkait seperti Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Bidang Aset BPKAD, Dinas Pertanian, Dinas PUPR Kabupaten Bima, hingga Bagian Hukum Setda Kabupaten Bima.

Pemerintah Kabupaten Bima berharap pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi langkah strategis, dalam memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat desa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

#,OB.007#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *