KOTA BIMA.OBORBIMA.ID – Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., menyalurkan secara simbolis Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) alokasi Februari–Maret 2026 di Kelurahan Ntobo, Kecamatan Raba, Senin (13/04/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bima Drs. H. Supratman, M.AP., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima Gufran, S.Pd., M.Si., perwakilan Bulog Bima, Camat Raba, serta Lurah Ntobo.
Penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari program kolaborasi antara Pemerintah Kota Bima, Perum Bulog, Badan Pangan Nasional, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI dalam upaya menjaga stabilitas dan ketahanan pangan masyarakat.
Dalam laporan yang disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, total penerima bantuan di Kecamatan Raba mencapai 3.534 jiwa.
Adapun total bantuan yang disalurkan berupa 70.680 kilogram beras dan 14.136 liter minyak goreng. Sementara itu, khusus untuk Kelurahan Ntobo, jumlah penerima tercatat sebanyak 691 jiwa dengan alokasi 13.820 kilogram beras dan 2.764 liter minyak goreng.
Selain bantuan dari pemerintah pusat, Pemerintah Kota Bima juga menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) daerah di 25 kelurahan. Masing-masing kelurahan menjangkau 50 penerima manfaat dengan bantuan sebesar 10 kilogram beras per orang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menegaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi tekanan fiskal daerah akibat kebijakan efisiensi anggaran nasional.
“Meski ruang fiskal kita mengalami tekanan akibat pengurangan anggaran dari pusat, hal itu tidak akan menyurutkan niat dan dedikasi pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Hal ini, menurutnya, tercermin dari tetap berjalanannya berbagai program strategis, seperti pelaksanaan MTQ, pelayanan jamaah haji, program bedah rumah, pengaspalan jalan lingkungan, pembangunan drainase melalui program NUFReP, hingga pembayaran honor bagi guru ngaji, imam, marbot, serta ketua RT dan RW.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota turut menyampaikan perkembangan pembangunan ruang rawat inap RSUD Kota Bima yang segera difungsikan guna meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.
Ke depan, RSUD Kota Bima direncanakan mampu melayani pasien dengan layanan KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uro-Nefrologi), sehingga masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan layanan medis spesialistik.
“Semoga anggaran yang kita kelola, meskipun lebih kecil dari tahun sebelumnya, tetap membawa berkah dan manfaat besar bagi masyarakat dan daerah kita,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Aji Man mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun daerah.
“Dengan kebersamaan, berbagai persoalan, baik kecil maupun besar, dapat kita selesaikan bersama,” pungkasnya.
#OB.006#
