KAPATEN BIMA OBORBIMA.ID – Kawanan perampok kembali beraksi di Pantai Rontu Kecamatan Monta Kabupaten Bima, Minggu, 11/1/26 dengan sasaran para wisatawan lokal yang sedang berkunjung ke objek wisata tersebut.
Pada Minggu, sekitar pukul 12.00 WITA, sejumlah wisatawan lokal yang sedang menikmati keindahan Pantai Rontu, didatangi oleh kawanan perampok. Menurut keterangan korban, pelaku langsung menodongkan senjata api dan parang ke arahnya dan mengambil seluruh barang bawaan.
Sabila bersama temanya nadil yang menjadi korban perampokan di Pantai Rontu mengungkapkan bahwa dirinya tidak menyangka kejadian itu dan barang bawaannya berupa 3 buah HP, uang tunai dan motor begitu dirampas oleh para pelaku.
“Saat sedang berekreasi di pantai, tiba-tiba dua orang datang dan menghampirinya menanyakan kami asal dari mana. Kita jawab dari Kota Bima pak. Setelah itu kami berdua mau pulang karena cuaca. Pas di jalan Mereka menghadang dan mengambil dengan paksa seluruh barang berharga,” katanya.
Dalam peristiwa itu, Sabila dan temaanya terpaksa menyerahkan telepon seluler, motor dan uang. “Seluruhnya mereka ambil, kami tidak berani melawan, karena mereka menodongkan senjata api dan parang,” ujarnya.
Menurut pengakuannya, pelaku perampokan itu berjumlah dua orang, mereka beraksi dengan menggunakan senjata api dan parang. “Mereka menggunakan senjata api panjang dan parang untuk menakuti kami,” ucapnya
“Alhamdulillah pada saat itu ada warga yang datang dan mengejar pelaku, sampai di diha dan motor kami sudah dapat di ambil. Pelaku sudah lari,”katanya
Ia menambahkan, untung ada warga melaporkan kejadian tersebut di Polsek Monta.”Kami berdua mengamankan diri di Polsek Monta, motor sudah di amankan di Polsek Monta sebagai batang bukti, dan kami berusua sudah dimintai keterangan,”terangnya.
Dirinya meminta Polisi dapat mengusut tuntas kasus yang di alaminya. “Segera tangkap para pelaku, takutnya akan berimbas pada wisatawan lain yang ingin menikmati indahnya pantai Rontu,”harapnya.
Sementara itu, amggota Kepolisian Polsek Monta saat dihubungi terkait kejadian itu menuturkan pihaknya masih melakukan penyelidikan.
“Anggota ada di lapangan, kami akan selidiki dulu,” ujarnya.
#OB.003#
