Gubernur NTB dan Wali Kota Bima Bahas Dukungan Pembangunan Infrastruktur Strategis Kota Bima

Pemerintahan309 Dilihat

MATARAM.OBORBIMA.ID  – Gubernur Nusa Tenggara Barat bersama Wakil Gubernur Hj. Indah Damayanti Putri, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, serta Kepala BPKAD NTB menerima kunjungan silaturahmi Wali Kota Bima di ruang kerja Gubernur. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bima didampingi oleh anggota DPRD Provinsi NTB dari Fraksi Demokrat, Dapil VI, Abdul Rauf, ST, MM.

Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu menjadi wadah koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kota Bima dalam memperkuat pembangunan daerah.

Dalam laporannya, Wali Kota Bima menyampaikan beberapa isu dan kebutuhan strategis yang tengah dihadapi pemerintah daerah, antara lain:

Kebutuhan lahan dan penimbunan area Terminal AKAP Kota Bima yang saat ini kondisi terminal dara sudah sangat tidak untuk aktivitas transportasi antar kota dan pelayanan publik. Sehingga harus segera dipindahkan, dana di kementerian perhubungan utk pembangunan sesungguhnya sudah tersedia namun persoalan lahan pembangunan dan biaya penimbangan ini yg memerlukan bantuan pemerintah propinsi NTB..

Penanganan jembatan di Kelurahan Tanjung dan Kelurahan Nae, yang kondisinya sangat rawan terhadap luapan air dan berpotensi menyebabkan banjir bila tidak segera diperbaiki akan kembali menjadi pusat luapan banjir

Kondisi hutan di Kecamatan Wawo dan Lambitu yang kian memprihatinkan dan dikhawatirkan berdampak pada bencana ekologis di masa mendatang.

Menanggapi laporan tersebut, Gubernur NTB menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Wali Kota Bima dalam mengidentifikasi permasalahan daerah.

Gubernur menegaskan bahwa seluruh usulan tersebut akan segera ditindaklanjuti.

“Khusus untuk jembatan di Tanjung dan Nae, saya minta segera dikirimkan data teknisnya — panjang, lebar, foto kondisi terkini, serta estimasi kebutuhan biayanya. Kebetulan dalam waktu dekat saya akan bertemu dengan Menteri PUPR. Kita akan upayakan dulu melalui lobi dana sisa tender di Kementerian PUPR. Kalau belum cukup aman, nanti kita masukkan sebagai usulan program tahun 2026 melalui APBD Provinsi NTB,” ujar Gubernur.

Selain memberikan arahan tindak lanjut, Gubernur juga menegaskan komitmen dukungan pemerintah provinsi terhadap upaya peningkatan layanan publik di Kota Bima. Sebagai bentuk dukungan konkret, Gubernur berjanji akan memberikan hibah dua unit mobil operasional pengangkut sampah untuk memperkuat armada kebersihan Pemerintah Kota Bima.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Baik Pemerintah Provinsi NTB maupun Pemerintah Kota Bima sepakat untuk terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

*OB.001*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *