BIMA.OBORBIMA.ID – Terkait dengan Pemberitaan Media Obor Bima, Edisi selasa, 4 Juni 2024 dengan Judul Bulog dan Bappeda Diduga “Sengaja” Kurangi Berat Bantuan Beras. Terkait isi berita yang menyebut Dinas Ketahanan Pangan (DKP) ikut terlibat didalam pengurangan beras bantuan.
Pada Media ini, Rabu, 5 Juni melalui Via Telpon, Kepala DKP, Muhamad Natsir, membantah dengan keras bahwa. “Itu tidak benar dan ini fitnah,” bantahnya.
Untuk diketahui, kata dia, bahwa yang menimbang beras itu adalah Bulog, kami telah melakukan tugas kepengawasan dan mengecek ke lokasi Gudang tidak ditemukan adanya kekurangan.
“Kami sudah timbang sampel dan ndak mungkin kami timbang semua karung, dan itu tugas Bulog,”Tuturnya.
Lebih jauh dirinya menjelaskan, terhadap persoalan ini dirinya sudah memerintahkan tim dan Bulog untuk mengecek ke Lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), bawa timbangan, apakah betul ini terjadi.
“Inikan baru informasi sepihak. Kalau memang kurang sudah diatur melalui juknis yang diatur oleh Badan Pangan Nasional (BAPANAS) tentang penyaluran Bantuan Pangan,”ucapnya.
Bulog berkewajiban untuk mengganti kekurangan tersebut, itu sudah ditegaskan oleh Badan Ketahanan Pangan Nasional tidak boleh ada kekurangan sebiji pun.
“Saya menegaskan tidak ada kompromi kalau untuk Masyarakat miskin. Saya sering mengingatkan Bulog jangan main-main dengan bantuan untuk Masyarakat miskin,”tegasnya.
Ketika disinggung media ini, bahwa kejadian pengurangan ini masiv terjadi, karena ada temuan dibanyak Desa. dirinya menegaskan bahwa saat ini Langkah-langkah untuk melihat kondisi obyektif dilapangan itu sedang berjalan, nanti setelah ada hasil dari tim yang turun baru bisa disimpulkan langkah berikutnya.
Ditempat terpisah, Agussalim, S.Sos, salah satu Pemerhati Sosial, ini adalah Kejahatan luar luar biasa. Setiap bansos selalu dikorupsi, Telah banyak cacatan Sejarah bangsa ini, bahwa Masyarakat miskin dijadikan sebagai obyek korupsi.
“Setiap penyaluran bansos pasti rentan dikorupsi mulai sekelas mantan Menteri Sosial juliari Batubara hingga ke level pendamping PKH dan TKSK di Desa,”terangnya.
Olehnya demikian, dirinya meminta Kepada Lembaga hukum, baik ada atau tidak laporan dari Masyarakat, dengan informasi dari Desa, Masyarakat dan Media mestinya cukup bagi Pihak yang berwenang langsung melakukan Tindakan penyelidikan dan Tangkap Kepala Bulog dan Kepala DKP.
“Ini kejahatan yang sangat luar biasa, kekurangan beras ini tidak hanya di Kabupaten Bima, mungkin saja di Kota Bima,”tudingnya.
*Red*
