Banjir Rob Bikin Produksi Garam di Kabupaten Bima Mundur

Uncategorized285 Dilihat

BIMA,OBORBIMA.ID – Banjir rob yang melanda wilayah pantai di Kabupaten Bima begitu merugikan petani. Lahan tambak garam mereka tergenang. Peristiwa tersebut mengakibatkan persiapan produksi garam menjadi gagal. Produksi garam juga ikut mundur.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan kabupaten Bima Ir. Rendra Farid mengatakan, produksi garam sebelumnya akan mulai Mei. Hal ini seiring dengan berkurangnya intensitas curah hujan. Namun banjir rob terjadi. Sehingga membuat lahan yang disiapkan untuk memproduksi garam menjadi tergenang. Persiapan lahan produksi pun harus dimulai dari awal.

“Seluruh tambak di pantai Kabupaten Bima mulai dari Kecaman Woha, Kecamatan Bolo, Sape, dan langgudu. Jadi gagal produksi,” ungkapnya.

Mantan Kadis Peternakan bilang, proses persiapan setidaknya membutuhkan waktu paling cepat seminggu. Mulai dari penataan wilayah tambak. Hingga pengeringan lahan tambak siap dijadikan lahan garam. Dalam kondisi persiapan tersebut kondisi cuaca harus cukup terik.

Dengan kondisi tersebut pihaknya memprediksikan produksi garam kembali mundur pada bulan Juli mendatang. Bukan hanya perlu mempersiapkan segala yang dibutuhkan. Tetapi juga melihat kondisi cuaca yang saat ini masih belum pasti.

“Perlu ada persiapan lagi, bukan hanya itu anomali cuaca masih menjadi ancaman. Sebab cuaca yang terik belum jaminan tidak akan turun hujan,” tandasnya.

*OB.12*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *