KOTA BIMA.OBORBIMA.ID — Kawasan pesisir Kelurahan Tanjung, Kota Bima, mulai memasuki babak baru. Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang didukung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI kini mulai berjalan dan mendapat peninjauan langsung dari tim KKP bersama Pemerintah Kota Bima, Selasa (22/9/2026).
Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk membangun sarana dan prasarana kawasan nelayan, tetapi juga diharapkan mampu membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima, H. Junaidin, mengatakan keberadaan KNMP di Tanjung diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, terutama melalui penguatan aktivitas ekonomi nelayan dan pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Pembangunan KNMP diharapkan tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir, termasuk UMKM,” ujarnya.
Pembangunan KNMP Tanjung dikerjakan oleh CV Marangga Jaya Perkasa dengan nilai kontrak sekitar Rp2,32 miliar.
Dengan karakteristik kawasan yang berada di wilayah pesisir, Tanjung dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai kawasan yang memadukan aktivitas ekonomi masyarakat dengan potensi wisata pesisir.
Dalam peninjauan lapangan, tim KKP bersama Pemkot Bima dan masyarakat turut membahas berbagai potensi pengembangan kawasan. Di antaranya optimalisasi fasilitas, penguatan aktivitas nelayan, pengembangan UMKM serta peluang menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu ruang ekonomi dan wisata baru di Kota Bima.
KNMP Kolo Juga Mulai Berjalan
Selain Tanjung, pembangunan KNMP di Kelurahan Kolo juga telah memasuki tahap pelaksanaan.
Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Sinar Lima dengan nilai kontrak sekitar Rp4,355 miliar. Kelurahan Kolo sebelumnya juga telah menjadi salah satu lokasi yang disurvei KKP dalam rangka pengembangan program KNMP di Kota Bima.
Pemkot Bima berharap pembangunan di dua kawasan pesisir tersebut tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Keberadaan KNMP diharapkan mampu membentuk ekosistem ekonomi yang lebih kuat, mulai dari aktivitas produksi nelayan, pengolahan hasil perikanan, UMKM hingga pengembangan potensi wisata.
Dengan mulai bergeraknya pembangunan KNMP Tanjung dan Kolo, pemerintah daerah berharap kawasan pesisir Kota Bima semakin tertata sekaligus mampu menjadi penggerak ekonomi baru yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat nelayan.
Program KNMP sendiri merupakan program nasional yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui pembangunan kawasan yang terintegrasi, penguatan sarana-prasarana perikanan serta pengembangan kelembagaan dan usaha ekonomi masyarakat pesisir.
#OB.006#
