MATARAM.OBORBIMA.ID — Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Nusa Tenggara Barat (NTB) memasang tekad membangkitkan kembali kejayaan baseball dan softball di daerah tersebut. Kepengurusan baru yang resmi dilantik diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet dan menyiapkan talenta-talenta muda menghadapi PON 2028.
Pelantikan Pengurus Perbasasi NTB dilakukan oleh Pengurus Besar (PB) Perbasasi di Hotel Lombok Plaza, Mataram, Minggu (30/8/2026).
Momentum tersebut dihadiri Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri bersama jajaran pengurus dan insan olahraga.
Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri meminta pengurus baru tidak sekadar menjalankan organisasi, tetapi langsung menyusun langkah konkret untuk menghidupkan kembali pembinaan baseball dan softball.
Menurut Indah, NTB memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet berprestasi dari dua cabang olahraga tersebut. Karena itu, evaluasi terhadap pembinaan sebelumnya perlu dilakukan, disertai penguatan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota.
“Baseball dan softball NTB salah satu yang sangat potensial dalam peta prestasi olahraga. Pengurus harus mulai melakukan evaluasi, pembinaan, dan koordinasi dengan kabupaten/kota, terutama menyongsong PON 2028,” ujar Indah.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pengurus baru dan pengurus sebelumnya. Meski mayoritas kepengurusan baru diisi generasi muda, pengalaman para pengurus terdahulu dinilai tetap menjadi modal penting.
“Belajar dari pengurus lama penting agar pengurus baru dapat membuktikan diri sebagai generasi muda yang mampu membawa olahraga NTB semakin baik dan membanggakan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum PB Perbasasi Andika Monoarfa mengungkapkan bahwa NTB bukan daerah baru dalam perkembangan baseball dan softball. Sejak era 1990-an, sejumlah pemain berbakat asal NTB telah ikut mewarnai perkembangan kedua cabang olahraga tersebut.
Andika mengatakan, status baseball dan softball sebagai cabang ekshibisi pada PON 2028 tidak boleh menjadi alasan untuk menunda pembinaan. Justru momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk membangun fondasi prestasi dari sekarang.
“Masih ada waktu untuk mengejar prestasi. Karena itu, pembinaan harus mulai dilakukan dari sekarang,” tegasnya.
PB Perbasasi, lanjut Andika, mendorong pembinaan dilakukan secara berjenjang dan dimulai dari usia dini. Sekolah dinilai menjadi salah satu pintu utama untuk mengenalkan baseball dan softball sekaligus menjaring calon atlet.
Ia mencontohkan DKI Jakarta yang telah mengembangkan kompetisi baseball hingga kelompok usia U-8. Pola pembinaan semacam itu dinilai dapat menjadi rujukan bagi daerah lain, termasuk NTB.
“Pembinaan sejak sekolah bukan hanya untuk mencari atlet, tetapi juga membentuk karakter melalui disiplin, kerja sama, tanggung jawab dan sportivitas,” jelasnya.
Selain atlet, kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga juga menjadi perhatian. PB Perbasasi mendorong pengurus daerah meningkatkan jumlah pelatih, wasit, dan juri yang mengikuti pendidikan serta sertifikasi.
Langkah tersebut dinilai penting agar kompetisi baseball dan softball di NTB dapat berlangsung secara profesional, terukur dan berkelanjutan.
Ketua Perbasasi NTB Muhammad Putera Ferryandi menegaskan, pelantikan kepengurusan baru merupakan titik awal untuk mengembalikan gairah baseball dan softball di NTB.
Ia menilai keterlibatan guru olahraga sangat penting dalam memperkenalkan kedua cabang olahraga tersebut kepada siswa di sekolah. Dari lingkungan sekolah inilah diharapkan muncul bibit-bibit baru yang nantinya dapat dibina menjadi atlet berprestasi.
“Kepentingan olahraga harus kita tempatkan di atas kepentingan lainnya. Kalau itu kita lakukan bersama, saya percaya baseball dan softball akan berkembang dan kembali menjadi kekuatan olahraga NTB,” ujarnya.
Menurut Ferryandi, tantangan ke depan bukan hanya mempersiapkan atlet menghadapi PON 2028, tetapi membangun sistem pembinaan yang mampu berjalan dalam jangka panjang.
Karena itu, pembinaan usia dini, kompetisi rutin, peningkatan kapasitas pelatih dan perangkat pertandingan, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan sekolah menjadi sejumlah agenda penting yang harus segera dijalankan.
Dengan kepengurusan baru dan dukungan berbagai pihak, Perbasasi NTB kini dihadapkan pada pekerjaan besar: mengubah potensi yang selama ini dimiliki menjadi prestasi nyata.
PON 2028 diharapkan tidak hanya menjadi target jangka pendek, tetapi juga momentum kebangkitan baseball dan softball NTB agar kembali diperhitungkan di tingkat nasional.
#OB.003#
