Jamsostek Award 2026 Jadi Momentum, Ummi Dinda Serukan Perlindungan untuk Pekerja Rentan

Pemerintahan21 Dilihat

MATARAM.OBORBIMA.ID  — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya untuk terus memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja, khususnya kelompok pekerja rentan dan perempuan kepala keluarga.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri atau Ummi Dinda, saat menghadiri Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi NTB yang berlangsung di Prime Park Hotel, Mataram, Rabu (26/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Ummi Dinda menyebut Jamsostek Award bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi menjadi bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah, dunia usaha hingga pemerintah desa yang telah berkontribusi memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja.

“Kita kembali melihat capaian atas upaya dan kerja keras kita semua. Baik itu pemerintah provinsi, kabupaten, kota, sejumlah lembaga usaha, sampai dengan pemerintah desa,” ungkapnya.

Menurutnya, keberhasilan memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan membutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh pihak.

Pemerintah daerah dinilai memiliki posisi penting untuk memastikan pekerja, terutama mereka yang berada dalam kondisi rentan, memperoleh perlindungan.
Ummi Dinda secara khusus memberikan apresiasi kepada Kabupaten Lombok Utara yang dinilai menunjukkan komitmen kuat dalam memperluas perlindungan pekerja, meskipun memiliki jumlah penduduk yang lebih kecil dibandingkan sejumlah daerah lainnya.

Ia menilai daerah dengan jumlah penduduk besar semestinya memiliki perhatian yang lebih besar terhadap cakupan perlindungan sosial. Namun, capaian Kabupaten Lombok Utara menunjukkan bahwa keterbatasan jumlah penduduk maupun kemampuan fiskal bukan alasan untuk mengabaikan perlindungan pekerja.

Menurutnya, keterbatasan anggaran memang menjadi tantangan pemerintah daerah dalam menentukan skala prioritas. Namun, jaminan sosial ketenagakerjaan tetap harus menjadi bagian penting dari kebijakan pembangunan karena manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh pekerja dan keluarganya.

Terlebih ketika pekerja mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia, manfaat jaminan sosial dapat menjadi penyangga bagi keluarga yang ditinggalkan.

Ummi Dinda menyoroti manfaat jaminan kematian yang diterima ahli waris. Ia mengatakan bantuan tersebut dapat memberikan dukungan bagi keluarga, terutama perempuan yang harus mengambil peran sebagai kepala keluarga setelah kehilangan pencari nafkah.

“Kalau kita melihat secara langsung, mendengarkan seperti apa bentuk kebahagiaan dari para ahli waris yang tadi menerima jaminan kematian, kita seakan-akan melihat seperti apa kita ikut membantu kesejahteraan masyarakat kita,” ujarnya.

Ia menegaskan, perempuan kepala keluarga merupakan salah satu kelompok yang menghadapi beban berat karena harus memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus membesarkan anak-anak.

Karena itu, seluruh bupati dan wali kota di NTB diminta memperkuat perhatian terhadap perempuan kepala keluarga serta kelompok pekerja rentan lainnya.

“Di Nusa Tenggara Barat harus kita sadari bahwa perempuan yang tergabung dalam perempuan kepala keluarga memiliki beban yang cukup tinggi,” tegasnya.

Wagub juga mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk membangun kerja sama yang lebih kuat. Menurutnya, peningkatan cakupan jaminan sosial di tingkat provinsi hanya dapat diwujudkan apabila seluruh daerah bergerak bersama.

“Nusa Tenggara Barat bersama 10 kabupaten-kota yang ada terus bergerak mengejar berbagai ketertinggalannya,” katanya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam memperluas berbagai program perlindungan sosial hingga ke tingkat masyarakat paling bawah.

Ummi Dinda berharap Jamsostek Award 2026 tidak berhenti pada seremoni penghargaan. Capaian yang telah diraih, menurutnya, harus menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan seluruh pihak untuk meningkatkan kepesertaan serta kualitas perlindungan pekerja.

“Yang hari ini sudah baik, besok harus lebih baik. Yang hari ini sudah terlindungi, besok harus semakin luas, dan yang hari ini belum terlindungi, mari kita pastikan segera mendapatkan perlindungan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *