KOTA BIMA.OBORBIMA.ID – Asisten I Sekretariat Daerah Kota Bima, Hj. Suharni, S.E., menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 yang berlangsung di Kota Medan, Sumatera Utara. Kehadiran Hj. Suharni mewakili Pemerintah Kota Bima dalam forum nasional bertema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat.”
Rakernas XVIII APEKSI menjadi momentum penting bagi pemerintah kota se-Indonesia untuk memperkuat sinergi, memperluas kolaborasi antardaerah, serta merumuskan berbagai rekomendasi kebijakan dalam menghadapi tantangan pembangunan perkotaan yang semakin dinamis.
Forum ini juga menjadi ruang berbagi inovasi, pengalaman, dan praktik terbaik dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Suharni menegaskan bahwa partisipasi Pemerintah Kota Bima dalam Rakernas APEKSI merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pemerintah kota di Indonesia.
“Rakernas APEKSI menjadi wadah strategis bagi pemerintah daerah untuk saling bertukar pengalaman, memperkuat kolaborasi, serta mengadopsi berbagai inovasi yang dapat diterapkan dalam pembangunan daerah. Hasil dari forum ini diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan tata kelola pemerintahan, dan percepatan pembangunan yang berkelanjutan di Kota Bima,” ujar Hj. Suharni.
Melalui keikutsertaan dalam Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026, Pemerintah Kota Bima berharap dapat memperkuat kapasitas kelembagaan, memperluas kemitraan antardaerah, serta menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026 di Kota Medan diikuti oleh para wali kota beserta delegasi pemerintah kota dari seluruh Indonesia.
Berbagai agenda strategis digelar, mulai dari sidang pleno, forum perangkat daerah, diskusi kebijakan, Indonesia City Expo, hingga penyusunan rekomendasi bersama sebagai langkah memperkuat pembangunan perkotaan yang tangguh, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.
#OB.004#
