MATARAM.OBORBIMA.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperluas jejaring kerja sama internasional guna memperkuat sektor pariwisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penjajakan kemitraan dengan Chain of Deeds, jaringan internasional yang bergerak di bidang pengembangan komunitas, kewirausahaan, investasi, serta kolaborasi lintas negara.
Audiensi yang berlangsung bersama Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menjadi momentum untuk membahas berbagai peluang kerja sama dalam mendukung transformasi pariwisata NTB menuju destinasi berkualitas yang berdaya saing global.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa arah pembangunan pariwisata NTB kini tidak lagi berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan semata.
Pemerintah Provinsi NTB lebih memprioritaskan konsep quality tourism, yakni pariwisata yang mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, menjaga kelestarian budaya lokal, serta tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman yang menjadi identitas Pulau Lombok.
“Pariwisata NTB harus memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Kita ingin menghadirkan wisata berkualitas yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga mampu memperkuat ekonomi lokal tanpa menghilangkan jati diri budaya dan nilai-nilai yang kita miliki,” ujar Gubernur.
Melalui kemitraan ini, sejumlah peluang strategis mulai dijajaki, di antaranya promosi destinasi wisata NTB di tingkat internasional, penguatan ekosistem ekonomi syariah, kolaborasi dengan perguruan tinggi dan lembaga keuangan syariah, hingga pengembangan sektor Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) sebagai penunjang penyelenggaraan berbagai agenda berskala nasional maupun internasional.
Sementara itu, pihak Chain of Deeds menilai Lombok memiliki potensi besar sebagai destinasi unggulan bagi wisatawan Muslim dunia. Selain dikenal memiliki keindahan alam yang memukau, Lombok juga dinilai menawarkan suasana yang aman, religius, serta memiliki karakter budaya yang kuat.
Melalui jaringan internasional yang dimiliki, Chain of Deeds menyatakan kesiapan untuk memperkenalkan Lombok kepada berbagai mitra strategis di kawasan Timur Tengah, Eropa, Australia, hingga Amerika Utara. Tidak hanya itu, organisasi tersebut juga berencana menginisiasi berbagai forum, festival, dan pertemuan internasional yang mempertemukan investor, pelaku usaha, filantropis, kreator, akademisi, serta komunitas global di NTB.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang penting dalam memperkuat posisi Lombok sebagai destinasi wisata berkualitas berbasis budaya, nilai-nilai keberlanjutan, dan ekonomi syariah.
Selain meningkatkan daya saing sektor pariwisata, kemitraan tersebut juga diyakini mampu membuka peluang investasi baru, memperluas lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat.
Pemerintah Provinsi NTB optimistis sinergi dengan berbagai mitra internasional akan semakin memperkokoh posisi daerah sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global, sekaligus menjadi contoh pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
#OB.006#
