MATARAM.OBORBIMA.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bima menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pimpinan dan anggota DPRD selama empat hari, mulai 18 hingga 21 Juni 2026, di Hotel Golden Palace, Kota Mataram.
Kegiatan tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Universitas Bima Internasional MFH (UNBIM) Mataram sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi anggota legislatif dalam menjalankan fungsi pemerintahan, penganggaran, dan pengawasan.

Sekretaris DPRD Kabupaten Bima, Drs. Nurdin, menjelaskan bahwa tema yang diangkat dalam Bimtek kali ini adalah “Sinergisitas Pemerintahan Daerah dalam Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan.”
Bimtek secara resmi dibuka pada Jumat (19/6/2026) oleh Ketua DPRD Kabupaten Bima, Diah Citra Pravitasari, S.IP.,. Acara pembukaan turut dihadiri tiga unsur pimpinan DPRD lainnya, yakni Muhammad Erwin, S.IP., M.IP., Murni Suciyanti, dan Nazaruddin, S.H., serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Bima.
Selain itu, hadir pula Kepala BPSDM Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Rektor UNBIM Mataram yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Nurdin mengungkapkan, Bimtek menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya. Dari BPK RI, Nadrah, S.E., M.SE., Ak., CA., CGAE menyampaikan materi mengenai tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK. Sementara akademisi UNBIM Mataram, Dr. Alfisahrin, M.Si., membahas pedoman penyusunan, pembahasan, dan evaluasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).
Selain itu, Konsultan UNDP Indonesia, H. Chairul Mahsul, memberikan materi terkait sinergisitas DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam penyusunan dan evaluasi Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).
Menurut Nurdin, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas kelembagaan DPRD agar mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah.
“Esensi Bimtek ini adalah meningkatkan kapasitas pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bima agar lebih optimal dalam bekerja, menghadapi tantangan pembangunan, serta mampu menjawab aspirasi masyarakat secara efektif,” ujar mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Bima tersebut.
#OB.006#
