Bima Siap Jadi Sentra Peternakan Modern, MoU Hilirisasi Ayam Terpadu Resmi Ditandatangani

Uncategorized189 Dilihat

JAKARTA.OBORBIMA.ID – Bupati Bima Ady Mahyudi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) bersama PT Berdikari di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah awal dalam mendukung program prioritas nasional di sektor peternakan yang bertujuan memperkuat hilirisasi industri perunggasan dari hulu hingga hilir.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bima hadir didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB Muhammad Riadi serta Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bima H. Zainal Arifin, ST., MT.

Bupati Ady Mahyudi menjelaskan, ruang lingkup kerja sama meliputi pembangunan kawasan Hilirisasi Ayam Terintegrasi yang mencakup pabrik pakan ternak, pusat pembibitan indukan ayam (Parent Stock), fasilitas penetasan telur atau Day Old Chick (DOC), pusat budidaya (hatchery), hingga rumah potong ayam.

“Dari enam lokasi yang diusulkan, pihak konsultan PT Berdikari memilih Kecamatan Madapangga sebagai lokasi yang paling memenuhi persyaratan biosekuriti peternakan. Sementara jenis fasilitas yang akan dibangun nantinya akan ditentukan setelah kajian teknis selesai dilakukan,” jelas Bupati.

Menurutnya, MoU tersebut akan ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama setelah proses studi kelayakan (feasibility study), valuasi lahan, dan berbagai kajian teknis lainnya rampung dilaksanakan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bima juga akan melakukan sosialisasi dan komunikasi secara intensif kepada masyarakat terkait rencana pembangunan kawasan peternakan terpadu tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bima, H. Zainal Arifin, ST., MT, mengungkapkan bahwa program Hilirisasi Ayam Terpadu merupakan salah satu program strategis nasional yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Pertanian.

“Pada tahap awal, program ini dilaksanakan di lima provinsi di Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Barat. Penandatanganan MoU kali ini dilakukan bersama PT Berdikari dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Boalemo, dan Pemerintah Kabupaten Bima,” ujarnya.

Acara tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Dr. drh. Agung Suganda, M.Si., Sekretaris Direktorat Jenderal Dr. drh. Nuryani Zainudin, M.Si., Direktur Hilirisasi Peternakan Dr. drh. Makmun, M.Sc., Direktur Utama PT Berdikari Maryadi, jajaran General Manager PT Berdikari, pimpinan ID Food, serta perwakilan BUMN Danantara.

Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan investasi, membuka lapangan kerja baru, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Bima di sektor peternakan.

#OB.005#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *