BIMA.OBORBIMA.ID – RSUD Sondosia kembali menegaskan perannya sebagai rumah sakit pendidikan dengan menerima sebanyak 45 mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners STIKES Yahya Bima yang akan melaksanakan Praktik Manajemen Keperawatan selama hampir satu bulan, mulai 8 Juni hingga 4 Juli 2026.
Kegiatan penerimaan yang berlangsung di Aula RSUD Sondosia tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen rumah sakit, pembimbing lahan praktik, dosen pembimbing akademik STIKES Yahya Bima, serta seluruh mahasiswa peserta praktik.
Dalam sambutannya, perwakilan STIKES Yahya Bima, Ns. Nurul Jannah, S.Kep., M.Kep., menyampaikan apresiasi kepada RSUD Sondosia atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada mahasiswa Profesi Ners untuk memperoleh pengalaman belajar langsung di lingkungan pelayanan kesehatan.
Menurutnya, praktik Manajemen Keperawatan merupakan bagian penting dalam proses pendidikan profesi yang bertujuan membentuk perawat yang kompeten, profesional, berintegritas, serta mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 45 mahasiswa Profesi Ners secara resmi diserahkan kepada pihak RSUD Sondosia untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan praktik yang telah dirancang sesuai standar pendidikan profesi keperawatan.
Sementara itu, Direktur RSUD Sondosia, Dr. Firman, MPH, menyambut baik kehadiran para mahasiswa dan menegaskan bahwa rumah sakit tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam mendukung pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
“Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan masa praktik ini untuk memperkaya pengalaman, meningkatkan kemampuan manajerial keperawatan, serta memahami secara langsung dinamika pelayanan kesehatan di rumah sakit,” ujarnya.
Dr. Firman juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta praktik agar terus mengembangkan kapasitas diri dan tidak pernah berhenti belajar. Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan menuntut tenaga kesehatan untuk selalu meningkatkan kompetensi agar mampu memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.
“Jadikan masa praktik ini sebagai momentum untuk memperkuat kompetensi, karakter, dan dedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya.
Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan sesi penyamaan persepsi yang melibatkan pembimbing lahan RSUD Sondosia, dosen pembimbing akademik STIKES Yahya Bima, dan para mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan pemahaman terkait mekanisme pelaksanaan praktik, target capaian pembelajaran, serta standar profesional yang harus diterapkan selama menjalani praktik di lingkungan rumah sakit.
Melalui kerja sama yang terus terjalin antara RSUD Sondosia dan STIKES Yahya Bima, diharapkan lahir tenaga perawat profesional yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian, dan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
