Desa Berdaya Jadi Andalan NTB, Wagub IDP Dorong Percepatan Pembangunan Desa

Pemerintahan342 Dilihat

MATARAM.OBORBIMA.ID  – Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE,M.IP menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk terus mengoptimalkan Program Desa Berdaya sebagai solusi memperkuat pembangunan desa di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah desa.

Komitmen tersebut disampaikan saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih NTB di Ruang Kerja Wakil Gubernur NTB, Senin (8/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah kepala desa memaparkan potensi unggulan wilayah masing-masing sekaligus berdiskusi mengenai mekanisme pelaksanaan Program Desa Berdaya. Beberapa desa dari Kabupaten Lombok Barat yang turut menyampaikan potensi daerahnya antara lain Desa Senggigi, Desa Senteluk, Desa Lembar Selatan, Desa Mareje Timur, dan Desa Giriya.

Wakil Gubernur menyambut positif antusiasme para kepala desa dan menilai Program Desa Berdaya telah memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah desa.

“Saya senang sekali Program Desa Berdaya ini membuat saya dan Pak Gubernur lebih sering bertemu dengan para kepala desa. Kehadiran program ini paling tidak dapat membantu kepala desa melaksanakan sejumlah proyek strategis di tengah adanya pembatasan anggaran,” ujar Indah Dhamayanti Putri.

Menurutnya, setiap desa harus berani menampilkan keunggulan dan potensi yang dimiliki agar mampu berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Ia menyoroti besarnya potensi sektor pariwisata yang dimiliki wilayah Lombok Barat, terutama desa-desa yang menjadi pintu gerbang masuk ke NTB dari kawasan selatan.

“Desa-desa ini harus menjadi prioritas karena merupakan gerbang masuk NTB. Kawasan tersebut harus tertata, terawat dengan baik, dan mampu menjadi penghubung yang nyaman antar destinasi maupun wilayah,” katanya.

Wagub menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa sangat bergantung pada kuatnya koordinasi dan silaturahmi antara seluruh pemangku kepentingan.

Ia juga menyampaikan bahwa Program Desa Berdaya merupakan salah satu program unggulan yang mendapat perhatian khusus dari Gubernur NTB karena diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Insyaallah jika desa bapak dan ibu masuk dalam program Desa Berdaya, kami akan turun langsung melihat potensi yang dimiliki. Program ini bukan hanya membutuhkan pujian, tetapi juga kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wagub mengungkapkan bahwa Program Desa Berdaya mendapat apresiasi dari pemerintah pusat, termasuk Kementerian Dalam Negeri, karena dinilai sebagai langkah inovatif dalam memperkuat pembangunan desa di tengah tantangan ekonomi saat ini.

“Program ini mendapat apresiasi dari Mendagri dan sejumlah direktur jenderal. Di tengah kondisi ekonomi saat ini, kebijakan Pemprov NTB yang memprioritaskan Desa Berdaya dinilai sangat positif untuk membantu masyarakat desa,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD APDESI Merah Putih NTB, Mastur, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTB atas keberpihakan terhadap pembangunan desa melalui Program Desa Berdaya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur yang telah menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan pembangunan desa-desa di NTB,” ujarnya.

Mastur berharap cakupan Program Desa Berdaya dapat terus diperluas sehingga semakin banyak desa yang merasakan manfaatnya, terlebih di tengah berkurangnya alokasi Dana Desa dari pemerintah pusat.

“Dengan adanya pengurangan Dana Desa, program ini sangat membantu keuangan dan pembangunan desa. Kami berharap desa-desa yang belum mendapatkan Program Desa Berdaya dapat diprioritaskan agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat,” harapnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTB, Lalu Hamdi, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti.

#OB.13#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *