Tangis Korban Kebakaran Pecah Saat Hj. Mahdalena Datangi Desa Lido

Ragam9 Dilihat

BIMA.OBORBIMA.ID – Hj. Mahdalena turun langsung menemui warga korban kebakaran di Desa Lido, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Sabtu pagi (16/5/2026).

Kehadiran Anggota DPR RI Dapil NTB I tersebut menjadi bentuk kepedulian dan dukungan moril bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah berat.

Di tengah puing bangunan dan sisa abu kebakaran, suasana duka masih menyelimuti warga RT 06/RW 02 Desa Lido. Sedikitnya 17 Kepala Keluarga (KK) terdampak dalam peristiwa tersebut setelah api menghanguskan 15 unit rumah dan merusak sejumlah rumah lainnya.

Musibah yang terjadi pada dini hari itu membuat banyak warga kehilangan tempat tinggal serta harta benda yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan keluarga mereka.

Dengan penuh haru, Hj. Mahdalena yang juga menjabat sebagai Kapoksi Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB menyampaikan rasa belasungkawa mendalam kepada seluruh korban kebakaran.

“Tidak ada luka yang lebih berat selain kehilangan tempat pulang. Semoga Allah mengganti setiap kesedihan ini dengan kekuatan, kesabaran, dan harapan yang lebih baik,” ujarnya saat bertemu warga terdampak.

Dalam kunjungan tersebut, Hj. Mahdalena juga memberikan dukungan moril serta mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Menurutnya, kehadiran pemerintah dan seluruh elemen masyarakat sangat penting agar warga korban kebakaran tidak merasa sendiri menghadapi cobaan yang dialami.

“Di tengah musibah seperti ini, kehadiran dan kepedulian menjadi pelipur lara. Mari kita bergandengan tangan membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” ungkapnya.

Kehadiran Hj. Mahdalena disambut haru oleh warga yang saat ini masih berupaya bangkit dan memulihkan kondisi pascakebakaran. Sejumlah bantuan tanggap darurat juga mulai disalurkan kepada korban untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

#OB.14#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *