KOTA BIMA.OBORBIMA.ID – Suasana penuh haru, doa, dan kebanggaan menyelimuti halaman Masjid H.M. Nur A. Latif Pemerintah Kota Bima saat digelarnya acara pelepasan Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Bima Tahun 1447 H/2026 M. Ratusan keluarga dan masyarakat tampak hadir, mengiringi keberangkatan para jemaah dengan doa dan harapan.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE bersama Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH, serta jajaran Pemerintah Kota Bima mulai dari asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, hingga lurah se-Kota Bima. Hadir pula unsur Forkopimda, Ketua Baznas, MUI, Ketua TP PKK, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.
Dalam laporan resmi, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bima menyampaikan bahwa jumlah jemaah haji tahun ini sebanyak 221 orang. Para jemaah terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 11 sebanyak 114 orang dan Kloter 13 sebanyak 107 orang. Seluruh jemaah akan diberangkatkan melalui Embarkasi Lombok sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Wali Kota Bima dalam sambutannya menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan istimewa dari Allah SWT yang tidak semua orang mendapatkannya. Ia menyebut keberangkatan para jemaah sebagai kehormatan besar sekaligus amanah spiritual.
“Hari ini kita mengantarkan para tamu Allah untuk memenuhi undangan-Nya. Ini adalah kehormatan sekaligus amanah yang luar biasa,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi perjalanan hati menuju keikhlasan, kesabaran, dan ketundukan kepada Allah SWT.
Para jemaah diimbau untuk menjaga kesehatan, meluruskan niat, serta saling membantu selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Di tengah tantangan kondisi fiskal daerah, Pemerintah Kota Bima tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah.
Dukungan fasilitas transportasi menuju embarkasi hingga kepulangan kembali ke daerah tetap disiapkan sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab pemerintah.
Lebih jauh, Wali Kota Bima juga menitipkan doa kepada para jemaah agar mendoakan Kota Bima selama berada di Tanah Suci.
“Di hadapan Ka’bah dan di Padang Arafah, ingatlah Kota Bima. Doakan agar daerah ini selalu dalam lindungan Allah, masyarakatnya hidup rukun, dan para pemimpinnya diberi kekuatan serta kebijaksanaan,” pesannya.
Pelepasan jemaah ditandai dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim yang berlangsung khidmat. Tangis haru dan doa mengiringi langkah para jemaah yang akan memulai perjalanan spiritual menuju Tanah Suci.
Menutup rangkaian acara, Wali Kota Bima bersama Wakil Wali Kota, jajaran Forkopimda, serta seluruh tamu undangan melakukan foto bersama dengan para calon jemaah haji. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan dan dukungan penuh masyarakat Kota Bima bagi para tamu Allah.
Keberangkatan ini tidak hanya menjadi perjalanan ibadah individu, tetapi juga membawa harapan dan doa seluruh masyarakat Kota Bima agar para jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, serta kembali ke tanah air sebagai haji dan hajjah yang mabrur dan mabruroh.
#OB.008#
