BIMA.OBORBIMA.ID – Proses seleksi calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Bima masa jabatan 2026–2030 kini memasuki tahap akhir.
Sejumlah elemen masyarakat pun menaruh harapan besar agar kepemimpinan BAZNAS ke depan mampu membawa perubahan yang lebih baik dan profesional.
Seleksi terbuka yang telah berlangsung sejak tahap pengumuman dan pendaftaran dilanjutkan dengan verifikasi berkas serta seleksi administrasi.
Peserta yang dinyatakan lolos kemudian mengikuti uji kompetensi sebagai bagian dari proses penyaringan.
Tim seleksi mencatat sebanyak 17 peserta mengikuti tes pengetahuan dasar dari total 18 peserta yang lolos administrasi. Ujian ini menjadi tolok ukur awal dalam menilai pemahaman peserta terkait pengelolaan zakat dan aspek kelembagaan.
Selanjutnya, peserta akan mengikuti tahapan lanjutan berupa penulisan makalah dan wawancara yang dijadwalkan berlangsung pada minggu terakhir April 2026. Tahapan ini bertujuan untuk menggali lebih dalam kapasitas, integritas, serta visi peserta dalam mengelola zakat secara optimal.
Materi yang diuji meliputi fikih zakat, kebijakan pengelolaan zakat, wawasan kebangsaan, serta moderasi beragama. Aspek-aspek tersebut dinilai penting dalam menentukan calon pimpinan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki perspektif kebangsaan yang kuat.
Setelah seluruh rangkaian seleksi selesai, tim seleksi akan menyampaikan hasilnya kepada Bupati Bima, termasuk nilai akhir dan daftar riwayat hidup 10 besar calon pimpinan. Selanjutnya, nama-nama tersebut akan diajukan ke BAZNAS RI untuk mendapatkan pertimbangan dan rekomendasi sebagai dasar penetapan pimpinan terpilih.
Di tengah proses tersebut, sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, dan pemerhati sosial di Kabupaten Bima menyampaikan harapan agar kepemimpinan BAZNAS ke depan semakin transparan, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan umat.
Mereka menilai, BAZNAS memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional. Oleh karena itu, pimpinan yang terpilih diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik serta memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Harapan kita tentu BAZNAS Kabupaten Bima ke depan bisa lebih baik dari sebelumnya, lebih terbuka, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap salah satu perwakilan elemen masyarakat.
Dengan proses seleksi yang terbuka dan kompetitif, diharapkan pimpinan BAZNAS Kabupaten Bima periode mendatang mampu menghadirkan inovasi serta meningkatkan optimalisasi pengelolaan zakat secara transparan dan berkelanjutan.
#OB.002#