Menunggu Peresmian, PPK Jelaskan Kondisi Terkini Lapangan Serasuba

Pemerintahan233 Dilihat

KOTA BIMA.OBORBIMA.ID – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Revitalisasi Lapangan Serasuba, Dinas PUPR Kota Bima, Wahyuni, memberikan klarifikasi terkait kondisi fasilitas toilet dan Pos Pengamanan (Pos Pam) di kawasan Lapangan Serasuba yang dinilai tidak terawat oleh publik.

Wahyuni menegaskan bahwa proyek revitalisasi Lapangan Serasuba hingga saat ini masih berada dalam tahap pemeliharaan dan belum diserahterimakan secara resmi kepada pemerintah daerah untuk operasional umum.

Dengan demikian, seluruh fasilitas yang ada masih menjadi tanggung jawab pihak kontraktor atau pelaksana proyek.

“Perlu ditegaskan bahwa fasilitas tersebut belum dibuka untuk umum. Area Serasuba masih dipagar dan dipasang larangan masuk karena secara legal memang belum dioperasikan,” ujar Wahyuni saat meninjau proses pembersihan Pos Pam dan toilet di lokasi, Sabtu (4/4/2026).

Ia menjelaskan, kondisi wastafel yang ditemukan kotor, bahkan terdapat kotoran manusia, terjadi saat fasilitas masih dalam keadaan terkunci dan dipagar.

Hal tersebut diduga merupakan tindakan vandalisme dan penerobosan ilegal oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Fasilitas tersebut disalahgunakan oleh oknum sebelum difungsikan. Ini sangat kami sesalkan,” katanya.

Terkait tidak berfungsinya aliran air di lokasi, Wahyuni menyebutkan bahwa instalasi air dan listrik belum diaktifkan secara permanen. Hal ini dilakukan untuk menghindari pembengkakan biaya selama masa tunggu sebelum serah terima dan peresmian.

Lebih lanjut, ia mengakui bahwa pengawasan di lapangan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya luasnya area Lapangan Serasuba serta kondisi pagar sementara yang kerap dirusak. Selain itu, pintu gerbang juga dilaporkan sempat dijebol oleh oknum pada malam hari.

“Kami sangat menyayangkan tindakan sebagian oknum masyarakat yang tidak menjaga aset daerah yang dibangun dari uang rakyat,” tegasnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, Pemerintah Kota Bima melalui dinas terkait telah menginstruksikan pelaksana proyek untuk segera melakukan pembersihan serta mensterilkan kembali fasilitas yang terdampak.

Selain itu, pengamanan di area tersebut akan diperkuat hingga proses peresmian resmi dilakukan, yang dijadwalkan setelah pengerjaan tahap kedua rampung.

Pemerintah Kota Bima juga menyampaikan apresiasi atas peran serta masyarakat dan media dalam melakukan pengawasan. Namun demikian, masyarakat diimbau untuk turut menjaga fasilitas umum sebagai bagian dari aset daerah.

#OB.005#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *