Kesuksesan Umi Dinda Tidak Terlepas Do’a Kedua Orang Tua Dan Mendiang Suaminya Dae Ferry

Headline330 Dilihat

KABUPATEN BIMA,OBORbima – Tidak dapat dipungkiri dan tidak dapat terbantahkan, realitas telah membuktikan bahwa kisah sukses orang-orang besar tak lepas dari bakti mereka kepada kedua orang tuanya, serta dukungan dan do,a orang tua dan keluarga yang tak kenal lelah.

Ada beberapa kisah nyata yang meraih kesuksesan karena bakti kepada orang tua. Seperti, Tukang Ojek yang menjadi manager Perusahaan, Penjual Tempe keliling yang menjadi Pengusaha sukses dan lain sebagainya. Termasuk diantaranya, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE yang meraih kesuksesan dalam Dunia Politik. Mulai dari Wakil Rakyat, Ketua DPD II Partai Golkar hingga dianugerahi untuk memimpin Dou Labo Dana Mbojo.

Saat ini, Umi Dinda merupakan salah satu figure penting dan berpengaruh di Bima. Karier nya dalam dunia politik tergolong cemerlang, berawal dari terpilihnya menjadi Anggota DPRD Kabupaten Bima pada Pileg 2014 lalu. Hingga bahkan, Istri tercinta mendiang almarhum H.Ferry Zulkarnain,ST tersebut menduduki Kursi Wakil Ketua Dewan duta Partai Golongan Karya (Golkar).

Karier politik Ibu Dua Anak ini semakin meningkat, tekadnya untuk menduduki kursi kepemimpinan di Kabupaten Bima pun terwujud. Umi Dinda – H. Dahlan mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin periode 2015 — 2020 setelah meraih kemenangan pada pilkada 2015 lalu.

Sederet kesuksesan yang berhasil diraih merupakan balasan Allah SWT atas pengabdian Umi Dinda kepada Kedua Orang Tuanya. Bagi Umi Dinda, kedua orang tuanya adalah segala-galanya, sukses atau tidaknya seorang anak dalam menggapai cita-cita tergantung sungguh dukungan dan do,a kedua orang tua.

“Ini hadiah dari Allah SWT, karena bakti saya kepada kedua orang tua saya selama ini. Tanpa Bapak dan Ibu, saya bukanlah siapa-siapa, saya menjadi seperti ini berkat dukungan dan do,a kedua orang tua saya,” tuturnya.

Selain karena bakti kepada kedua orang tuanya, juga taat dan patuh terhadap Suami tercintanya, mendiang almarhum H.Ferry Zulkarnain, ST. Mengingat, suami adalah Imam (pemimpin), sahabat sekaligus penyemangat (Motivator) bagi sang Istri.

”Meski beliau (Dae Ferry) sudah tidak ada lagi di dunia ini. Tapi saya seperti ini juga karena suami saya, beliau suami sekaligus guru, apapun yang dilakukan dan diwariskannya selama hidup, itu pula yang saya lakukan saat ini. Bagi saya, suami teramat penting, sukses suami karena istri begitupun sebaliknya. Jadi, taat dan patuhlah pada suami,” tuturnya.

Anak dari H. Syamsurizal (Almarhum) dan Hj. Lola Laswita ini menyadari, perjuangan dan jasa kedua orang tua juga suami tidak mampu dibalas dengan apapun. Sekalipun dengan harta yang berlimpah, karena jasa akan tetap dikenang baik di dunia maupun di akhirat.

“Bagi saya, kedua orang tua dan mendiang suami saya adalah orang-orang yang sangat berjasa. Sampai kapanpun dan dengan apapun saya tidak akan mampu membalas jasa baik mereka, kecuali dengan bakti, taat dan patuh. Karena dengan cara itu, kita bisa sukses dan selamat dunia akhirat,” terangnya.

=RED=

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *