Tolak Pergantian Kapsek Baru, Siswa SMAN 1 Langgudu Gelar Demo

Pendidikan118 Dilihat

BIMA,OBORbima – Siswa SMAN 1 Langgudu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, menggelar demo di lingkungan sekolah setempat, Jumat, (13/8/2021). Aksi spontan dilakukan dimaksud, yaitu menolak Kepala Sekolah Muhamad Yani, M.Pd, dimutasi oleh Dikbud Provinsi NTB.

Sejumlah siswa tiba-tiba mogok belajar dan berkumpul di halaman sekolah, hal ini disebabkan beredarnya informasi bahwa Kapsek setempat akan dimutasi oleh Dikbud Provinsi NTB.

Aksi spontan siswa ini sebagai bentuk penolakan terhadap keputusan Pemerintah Provinsi NTB, mengganti Kepsek yang yang lama ke Kepsek yang baru. Meski belum dilakukan, namun kabarnya akan dimutasi dalam waktu dekat.

“Kami tidak ingin kepala Sekolah diganti dengan Kepsek yang baru, kami sudah lama nyaman dengan yang lama, sebab sudah banyak berbuat membangun sekolah ini,” kata Khairul Anas salah satu siswa dalam orasinya.

Aksi dilakukan bersamaan dengan hadirnya pihak Pengawas SMA dari Provinsi melakukan kunjungan kerja di Sekolah setempat, sehingga rencana kunjungan pun batal, karena tertahan oleh sejumlah siswa yang melakukan aksi di depan sekolah.

“Kami menolak Kepsek yang lama diganti dengan yang baru, ditangan Pak Yani Sekolah kami maju” ujarnya.

Aksi demonstrasi yang di gagas oleh pengurus osis dan seluruh civitas akademika SMAN 1 Langgudu mendapat dukungan dari masyarakat wilayah Langgudu lebih-lebih orang tua siswa.

Aksi tersebut bertujuan untuk menggugah kebijakan Pemerintah provinsi terkait dengan rotasi mutasi Kepala Sekolah yang di selenggarakan di depan SMAN 1 Langgudu. Kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemprov dinilai sangat kurang objektif dan cacat prosedural. Upaya bela dan mepertahankan Muhamad Yani, M. Pd, dinilai murni datang atas dasar moral segenap civitas akademika SMAN 1 Langgudu.

“Kami bersama dengan beliau merasakan manfaat dan perkembangan yang begitu luar biasa pada aspek pembangunan sumber daya manusianya, pada aspek pembangunan fisik sekolah. Siswa berpretasi, sekolah mampu bersaing dengan sekolah ternama di NTB sehingga memperoleh akreditasi A yang sebelumnya dari akreditasi B,” katanya.

Kata dia, semua hal ini berkat kinerja beliau yang menurut kami sangat oke sekali, kami tetap mepertahankan beliau menjadi Kepala SMAN 1 Langgudu.

Pengurus OSIS mewakili semua civitas akademis berharap aspirasi dan suara hati dapat didengar dan dirasakan oleh pihak berwenang, agar dapat mepertimbangan kembali sebelum dilakukannya teken SK dan serah terima jabatan.

“Kami meminta pengawas agar melihat dan minilai perkembangan di Sekolah, kalau realitanya maju dari sebelumnya, lalu mengapa Kasek ini dimutasi, itu harus disampaikan ke Provinsi,” imbuhnya.

Koordinator Pengawas Muhammad, M. Pd, menyampikan pengawas hanyalah sebagai mitra kerja dalam membangun SMAN 1 Langgudu. Pihaknya tidak memiliki kapasitas untuk dapat merubah kebijakan tersebut.

“Kami tidak ada kapasita merubah, masih ada Dinas yang menaunginya. Kami juga berharap bahwa Muhammad Yani, M. Pd untuk tetap menjadi kepala di SMAN 1 Langgudu, aspirasi ini akan kami sikapi dengan serius yaitu menyampikan ke KCD,” jelasnya.

Sejumlah siswa berjanji akan melakukan aksi demonstrasi sampai hari senin pada saat serah terima jabatan itu berlangsung di kantor KCD.

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *