Pembangunan Gedung GSG Desa Lambu, Pemdes Letakan Batu Pertama

Info Desa101 Dilihat

BIMA,OBORbima – Pemerintah Desa Lambu (Pemdes) Kecamatan Lambu terus melakukan pembenahan diri dibidang infrastrukturnya.Hal ini dilihat dari peresmian peletakan batu pertama Gedung Serba Guna ( GSG) Desa Lambu Jumat, 13 Agustus 2021.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Plt Camat Lambu H.Sulfan S.Sos, Ketua BAZNAS Kecamatan Lambu, Ketua Muhammadiyah Kecamatan Lambu, Bhabinsa, Bhabinkamtimnas, Mantan Kades, Ketua BPD, Ketua LPMD, Ketua Karang Taruna, Ketua Pemuda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Ketua Rt/Rw, dan Kepala Dusun.

Kades Lambu Takdir mengatakan, dengan pembangunan Gedung Serba Guna Desa Lambu ini, dapat bermanfaat bagi kegiatan-kegiatan masyarakat Desa Lambu. Selama ini kita kekurangan gedung, dan sekarang melalui anggaran Dana Desa GSG yang strategis berada didekat pantai berbarengan dengan lapangan bola.

Kata dia, segala bentuk event atau pun kegiatan masyarakat lambu, juga bisa dilaksanakan disini.

“Pembangunan GSG ini dengan konsep aula besar berukuran 30 meter, ditambah WC dan kamar penyimpan barang seperti kursi 6 meter persegi. Dan ditargetkan selesai 100 masa kerja,” katanya.

Diakuinya bahwa, anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan GSG sebesar Rp.381.300.000.00. Selain dapat digunakan untuk kegiatan pernikahan, gedung ini juga dapat digunakan untuk event kegiatan olah raga, seminar.

“Dan kedepanya GSG dilengkapi dengan bangunan sayap dan pengadaan kursi,”pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Camat Lambu, H.Sulfan,S.Sos sangat mengapresiasi dan mendukung pembangunan GSG ini, yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Lambu, dan juga kegiatan pernikahan dan lainnya.

“Kami sangat mendukung GSG Desa Lambu ini, yang Insha Allah gedung ini dapat bermanfaat untuk kegiatan masyarakat lambu kedepan, dan juga barmanfaat untuk kegiatan lainnya,serta kegiatan pesta pernikahan,” urainya.

Sulfan menambahkan, ia sangat yakin dan percaya Pemdes Lambu menyelesaikan gedung ini sampai tuntas.

“Wilayah Lambu adalah bagian dari pada potensi daerah parawisata, tinggal bagaimana potensi alam ini dapat digunakan dengan baik. Yang dibutuhkan kedepan adalah kesiapan sumber daya manusia yang handal. Terakhir gotong royong sangatlah penting bagi melajunya pembangunan baik fisik maupun non fisik,”tandasnya.

(OB.007)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *