Pejabat Pelaksana Lingkungan PLTD Niu Bantah Adanya Pipa Bocor Akibat Percikan Minyak Tercemar Dilaut

Ragam138 Dilihat

KOTA BIMA,OBORbima – Managemen PLTD Niu Bima melalui Pejabat Pelaksana Lingkungan Ida Bagus Made Surya Kencana, membantah adanya pipa bocor mengakibatkan percikan minyak yang tercemar di laut sekitar seperti yang diberikan media ini Kamis, 8 April 2021 kemarin.

“Hasil pengawasan kami dari awal hingga akhir pekerjaan pipa di PLTD Niu sekarang, tidak ada satupun pipa yang bocor,” ungkapnya Jumat, (9/4/2021).

Dia menceritakan, adanya pekerjaan pipa di areal PLTD Niu, karena terjadi banjir setiap musim penghujan hal ini disebabkan banyaknya material yang terbawa banjir menyangkut pada pipa yang berada di sepanjang saluran drainase.

“Pipa dalam drainase sering menjadi penghalang material batu dan sampah yang dibawa oleh banjir Jumat (2/4/2021), karena tertahan, sehingga air sering meluap bahkan jika intensitas hujan cukup tinggi bisa berdampak ke pemukiman warga sekitar,” terangnya.

Kata dia, selain hasil pemantauan langsung paska banjir itu, ditemukan batu-batu diatas pipa, menyebabkan pipa yang terpasang bergeser atau turun. Selain itu, pihaknya menerima usulan dari masyarakat melalui Ketua RW Dahlan dan Ketua RT Ahmad, terkait keberadaan pipa yang menahan material batu dan sampah, yang bisa mengakibatkan pemukiman warga kebanjiran.

“Kami langsung respon dan mengerjakannya, yang semula pipa berada dalam drainase, tapi sudah diangkat, supaya tidak lagi menahan material batu dan sampah apabila terjadi intensitas hujan yang cukup tinggi,” kata dia didampingi ketua RT dan RW setempat.

Dia mengakui, pada saat proses pemotongan pipa, pihaknya sudah mengerjakan sesuai dengan SOP tanggap darurat, apabila terjadi tumpahan atau ceceran minyak.

“Kami memasang atau mempersiapkan penampung minyak sisa di didalam pipa, sudah menyiapkan penetral, pasir dan serbuk gergaji, kami juga menyediakan ember dibawah pipa yang dipotong, itu SOP tanggap darurat yang kami laksanakan,” bebernya

Pihaknya mengakui adanya minyak dari pekerjaan itu yang sampai ke laut, diduga saat pemotongan pipa, ada sedikit percikan dari minyak sisa di dalam pipa saat proses penggerindaan atau memotong pipa.

“Percikan minyak itu terbawa oleh air di drainase yang kebetulan mengalir cukup deras setelah adanya peningkatan intensitas hujan pada akhir-akhir ini,” katanya.

Ia menjelaskan, setiap pekerjaan di PLTD Niu, selalu diawasi dari awal hingga akhir, bila ditemukan minyak yang sampai ke laut, akan dilakukan penetralisir.

“Kami selalu antisipasi supaya minyak tidak sampai ke laut, begitupun sampah-sampah yang terkena ceceran di pesisir pantai dibersihkan dan disemprot untuk menghilangkan lapisan film minyak yang ada. Tujuannya supaya tidak ada pencemaran,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *